Apa Itu Corporate Communication Strategy dan Bagaimana Cara Menyusunnya?

Corporate communication strategy merupakan salah satu fondasi penting perusahaan. Namun, tidak semua perusahaan mampu menerapkan strategi ini dengan baik, bahkan perusahaan besar sekalipun.

Hal ini bisa dilihat ketika mereka terkena krisis, apakah komunikasi yang disampaikan berhasil meredam krisis atau justru menjadi bumerang untuk mereka sendiri. Pada titik inilah peran corporate communication akan terlihat.

Jika begitu, bagaimana cara yang tepat untuk membuat dan menerapkan corporate communication strategy? Artikel berikut ini akan menjawabnya sekaligus menerangkan kembali mengenai pengertian dari istilah itu sendiri.

Apa Itu Corporate Communication Strategy?

Berdasarkan laman sprigghr, corporate communication strategy adalah strategi yang memuat visi, misi, dan metode untuk mencapai tujuan bisnis perusahaan. Strategi komunikasi dalam perusahaan ini menjadi hal yang krusial dan fondasi dasar dari terbentuknya corporate culture. Ketika komunikasi dalam perusahaan tidak berjalan dengan baik, hal tersebut akan menimbulkan resiko yang merugikan perusahaan.

Dalam sejumlah kasus, corporate communication yang buruk bahkan memengaruhi tingginya tingkat employee turnover, hingga rendahnya employee engagement. Hal ini nantinya akan berdampak pada corporate branding dan kesuksesan proses bisnis secara keseluruhan. Yang mana nantinya akan memicu kemunduran atau kegagalan perusahaan.

Baca juga: Corporate Communication: Pengertian dan Tips Menjalankannya

Tahapan Menyusun Corporate Communication Strategy

Selain visi, misi, dan metode untuk mencapai tujuan bisnis, corporate communication strategy juga harus memuat apa saja yang ingin disampaikan ke publik, baik dari pegawai maupun atasan yang memiliki kepentingan. Lebih lengkapnya, berikut ini tahapan dalam penyusunan strategi komunikasi perusahaan.

1. Mengidentifikasi Tujuan Eksekutif Perusahaan

Untuk memulainya, penting untuk mengerti dan menanyakan apa yang dilihat oleh para eksekutif perusahaan. Cara terbaik untuk mendapatkan informasi ini adalah dengan mewawancarai mereka.

Tanyakan pada mereka untuk mengidentifikasi apa yang diprioritaskan untuk tahun-tahun berikutnya. Misalnya, ingin meningkatkan profitabilitas dan revenue bisnis, meningkatkan branding dan enterprise value, atau meningkatkan sales growth dan customer retention.

2. Melakukan Survey pada Karyawan

Tak hanya eksekutif, karyawan juga merupakan elemen penting dalam perusahaan. Di mana mereka menjadi barisan terdepan dari perusahaan. Karena itu, persepsi mereka sama dengan persepsi publik mengenai citra dari perusahaan tersebut.

Untuk itu, lakukanlah survei untuk para pegawai guna mendapatkan jawaban yang dapat dimasukkan ke dalam corporate communication strategy. Dengan begitu, perusahaan tahu bagaimana cara berkomunikasi yang baik dengan publik maupun dengan kalangan internal.

Baca juga: Korporat Adalah: Pengertian, Jenis, Bentuk dan Budaya Kerja

3. Memerhatikan Masukan dari Stakeholder

Stakeholder dan investor adalah elemen yang perlu dilibatkan pula dalam penyusunan strategi corporate communication. Dalam hal ini, tentukan strategi komunikasi terbaik yang sesuai dengan investor dan pertimbangkan segala masukan dari mereka.

4. Memerhatikan Feedback dari Customer

Anda bisa memanfaatkan segala tools online sebagai media untuk mendapatkan review dari customer. Anda bisa mengajukan pertanyaan atau survei melalui email, link, dan sejenisnya untuk mengetahui apa yang diinginkan oleh para customer.

5. Melibatkan Partisipasi dari Supplier

Jangan lupa untuk melibatkan supplier dalam penyusunan corporate communication strategy. Tanyakan pada mereka apa yang diharapkan dari perusahaan atau bisnis. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui ekspektasi mereka terhadap perusahaan dan Anda pun bisa menjalin hubungan dengan baik.

Ketika semua pihak yang berkontribusi bagi perusahaan dilibatkan dalam pembuatan strategi, strategi komunikasi yang diciptakan diharapkan dapat mewujudkan keadilan bersama.

6. Melakukan Riset untuk Mengetahui Tepat atau Tidaknya Strategi

Terkadang, sulit untuk menentukan apakah strategi yang disiapkan adalah hal yang baik atau tidak. Dalam hal ini, strategi yang baik memiliki setidaknya tiga gambaran.

Pertama, strategi yang baik memiliki diagnosis dari masalah yang ada. Dalam konteks ini, perlu ada pemeriksaan menyeluruh untuk menentukan strategi corporate communication yang akan dijalankan.

Kedua, strategi yang baik memiliki semacam panduan atau pendekatan yang akan diambil saat menghadapi masalah. Ketiga, strategi yang baik memiliki rincian tindakan yang akan dilakukan saat menghadapi masalah.

Baca juga: Corporate Branding: Pengertian dan Cara Ampuh dalam Membangunnya

7. Tentukan Posisi dari Corporate Communication Strategy

Tak dapat dipungkiri, strategi corporate communication adalah bagian dari strategi bisnis. Umumnya, strategi corporate communication dikategorikan sebagai strategi fungsional dari sebuah perusahaan.

Dengan menyadari posisi tersebut, maka tugas corporate communication adalah memberikan insight atau masukan. Hal ini terkait dengan apa saja yang sedang terjadi di dunia luar dan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi strategi bisnis dan perusahaan.

8. Membangun Strategi

Pada dasarnya, komunikasi perusahaan akan terbentuk ketika ada interaksi yang baik dari semua pihak yang terlibat dalam perusahaan, mulai dari eksekutif, pegawai, supplier, stakeholder, hingga customer. Apabila interaksi tersebut telah terjalin, langkah selanjutnya adalah menentukan prioritas bisnis yang menjadi kesepakatan bersama.

Kemudian, ukur masalah yang sedang perusahaan hadapi dan temukan solusi terbaik untuk mengatasinya. Anda juga bisa melakukan analisis SWOT perusahaan untuk membantu membangun corporate communication strategy.

Setelah itu, tentukan tujuan yang ingin perusahaan capai dari penerapan strategi corporate communication tersebut. Jangan lupa untuk membuat indikator kesuksesan dari strategi tersebut dengan key performance indicator (KPI). KPI juga bisa menjadi tolok ukur atau business metrics yang dapat mengukur performa bisnis dan strategi corporate communication.

Baca juga: Memahami Fungsi dan Manfaat CSR Bagi Perusahaan

Penutup

Demikianlah ulasan mengenai corporate communication strategy dan tahapan penyusunannya. Pada intinya, semua pelaku bisnis dalam perusahaan harus terlibat dan berkontribusi dalam penyusunan komunikasi perusahaan. Dengan begitu, perusahaan diharapkan dapat mencapai kesuksesan bisnis yang sesuai dengan visi, misi, serta tujuan bersama.

Untuk membantu proses kesuksesan bisnis, metode pengelolaan dan pembukuan keuangan perusahaan juga perlu diperhatikan. Namun, akan terlalu rumit dan akan memakan banyak waktu apabila menggunakan metode manual. Untuk itu, Anda bisa menggunakan aplikasi bisnis dari Accurate Online yang menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis.

Karena berbasis cloud, Accurate Online bisa diakses secara fleksibel dan real-time. Berbagai fitur yang tersedia di dalamnya juga ditujukan untuk memudahkan proses pembukuan menjadi lebih cepat, akurat, dan otomatis.

Tertarik untuk menggunakannya? Jika iya, segera klik tautan gambar di bawah ini dan nikmati Accurate Online secara gratis selama 30 hari.

Nat

Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.