Mengenal Market Challenger dan Strategi Penerapannya dalam Bisnis

Perlu Anda ketahui bahwa Facebook, Airbus dan Disney Hotstar ternyata adalah mantan penantan pasar atau yang banyak dikenal dengan market challenger.

Dimulai dari perusahaan Facebook, perusahaan ini harus menantang Friendster dan MySpace agar bisa sukses seperti sekarang. Sampai saat ini, pengguna media sosial Facebook terus meningkat jauh daripada pendahulunya tersebut.

Lantas, apa itu market challenger? Tenang, Anda bisa mendapatkan jawabannya dengan membaca artikel di bawah ini hingga selesai:

Apa itu Market Challenger?

Berdasarkan lamanya Investopedia, market challenger adalah suatu perusahaan yang memiliki market share lebih rendah daripada market leader. Walaupun demikian, mereka hadir bukan untuk diabaikan. Karena, penantang pasar bisa menekan penjualan pemimpin pasar.

Hingga pada akhirnya nanti, mereka bisa memiliki kontrol yang lebih besar atas pasar dan market leader menjadi kalah.

Sebagai contoh, PT ABC dan PT XYZ sama-sama memiliki bisnis mie instan. Di tahun 2020, market share dari PT ABC adalah 60%, sedangkan PT XYZ adalah 30. Sisanya dimiliki oleh beberapa perusahaan kompetitor lain.

PT XYZ pun berusaha keras hingga penjualan mereka meningkat. Di tahun 2021, PT ABC berhasil meningkatkan market share menjadi 51%, sedangkan PT XYZ meningkat hingga 47%. Market share pun terus berpindah ke PT XYZ, hingga pada akhirnya perusahaan Mie Instan ini berhasil merebut posisi market leader.

PT ABC hanya berhasil mempunyai market share sebesar 42%, dan PT XYZ memiliki market share sebesar 55%.

Baca juga: Cara Efektif Mengurangi Food Waste dalam Bisnis Restoran

Contoh Market Challenger

Facebook adalah salah satu market challanger yang terkenal, cerita perjalanannya pun telah kami jelaskan di atas. Selain Facebook, beberapa penantang pasar lain adalah sebagai berikut:

1. Disney+ Hotstar

Jika kita membicarakan tentang platform streaming hiburan, masyarakat Indonesia tentunya memiliki beberapa pilihan. Tapi, platform streaming apa yang saat ini menguasai pasar di tanah air ini?

Nah, jawabannya adalah Disney Hotstar. Berdasarkan laman Hollywood Reporter, layanan streaming ini telah berhasil mengungguli Vidio, Viu, hingga Netflix. Padahal, Disney Hotstar ini hadir paling belakangan, mereka baru hadir di Indonesia pada tahun 2020 lalu.

Salah satu alasan kenapa penantang yang satu ini bisa secara cepat menjadi pemimpin adalah penyesuaiannya dengan pasar. Hal tersebut sesuai laporan yang terdapat pada laman Variety, bahwa layanan ini dibuat dengan memikirkan audiens. Di dalamnya tidak hanya terjadi penyesuaian konten, namun juga sistem pembayaran.

Terdapat banyak sekali pilihan film lokal di dalam platform ini. Berbagai tayangan tersebut bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk pelanggannya.

Untuk pilihan pembayaran, mereka pun melakukan kerjasama dengan layanan telekomunikasi plat merah, yaitu Telkomsel. Hal tersebut dilakukan mengingat Indonesia bukanlah negara yang memiliki banyak pengguna kartu kredit. Dengan adanya pilihan pembayaran yang berbeda, tentunya banyak yang melirik layanan ini.

2. Airbus

Salah satu market challenger yang sukses adalah Airbus. Perusahaan ini bisa dengan cepat menjadi market leader. Perusahaan pesawat Airbus membutuhkan waktu lebih dari 40 tahun agar bisa memiliki gelar pemimpin pasar.

Saingan berat perusahaan yang berasal dari Eropa ini adalah Boeing. Boeing adalah perusahaan yang sudah beroperasi sejak tahun 1916 lalu.

Setelah berhasil memonopoli pasar selama 54 tahun, Airbus pun datang untuk menjadi market challenger. Walaupun ada perusahaan pembuat pesawat lain seperti Fokker, tapi dalam waktu yang sangat lama, hanya Airbus dan Boeing saja yang memiliki market share paling banyak.

Airbus memiliki kontribusi yang sangat besar dalam dunia penerbangan komersial. Berdasarkan laman Business Insider, salah satu kontribusi besarnya adalah inovasi ruang kemudi pesawat atau kokpit digital.

Perusahaan ini juga banyak membuat pesawat baru agar bisa mengalahkan Boeing. Tercatat ada A30 yang menjadi pesawat komersial dengan kapasitas penumpang terbanyak di dunia dan dibuat agar bisa mengalahkan Boeing 747.

Tapi, hal tersebut tidak menjadikan Airbus lantas menjadi pemimpin pasar. Keberhasilannya baru terjadi di tahun 2014. Ketika itu, Airbus menjual pesawat A320neo yang diklaim lebih hemat bahan bakar dan ramah lingkungan.

Seri terbaru dari A320 ini pun sukses. Perlahan-lahan, pesawat tersebut berhasil mengalahkan penjualan pesawat yang diproduksi oleh Boeing.

Laman bisnis Forbes pun memperkirakan bahwa di tahun 2019 lalu, pangsa pasar Airbus berhasil mencapai 62,5%. Artinya, perusahan tersebut berhasil menjadi pemimpin pasar, karena sudah lebih dari setengah pangsa pasar yang dikuasainya.

Baca juga: Ingin Beralih ke Paperless? Ikuti Cara ini!

Strategi Market Challenger

Jika Anda berminat untuk menjadi market challenger, maka Anda memerlukan trik jitu agar bisa sukses. Lantas, apa saja trik tersebut. Berikut ini adalah berbagai strategi market challenger seperti yang sudah dirangkum dari laman Marketing91:

  • Frontal, langsung membuat produk yang hampir sama persis dengan pemimpin pasar.
  • Flank, membuat produk yang mampu mengisi kekurangan produk pemimpin pasar.
  • Encirclement, membuat produk yang sama persis tapi mampu mengisi kekurangan pemimpin pasar. Contohnya seperti e-commerce yang menawarkan gratis ongkos kirim. Nah, pesaing pasarnya menawarkan gratis ongkos kirim dengan nominal yang lebih besar.
  • Dan masih banyak lagi.

Menurut laman Hoc Marketing, setidaknya terdapat 5 strategi utama yang bisa dilakukan oleh market challenger. Nah, kelima strategi utama tersebut adalah sebagai berikut:

1. Full Frontal Attack

Strategi pemasaran ini dilakukan dengan cara menyerang kekuatan dari kompetitor, bukan kelemahan kompetitor.

Umumnya, pesaing pasar akan benar-benar menyamakan iklan, harga, produk, sampai strategi distribusinya. Dalam persaingan tersebut, brand yang paling kuat dan memiliki daya tahan terbaik yang akan bertahan, karena umumnya, strategi ini akan menimbulkan perang harga di pasar.

2. Indirect Attack

Umumnya, pendatang baru akan menghindari strategi full frontal attack karena mereka tahu bahwa pemimpin pasar pasti akan menyerang balik dengan melakukan perang harga atau dengan memanfaatkan sumber daya yang lainnya.

Oleh karena itu, strategi indirect attack bisa menjadi solusi, yang mana market challenger bisa menyerang kelemahan kompetitor ataupun menawarkan solusi yang belum pernah dicoba sebelumnya oleh kompetitor.

Umumnya, pemimpin pasar akan mengabaikan strategi ini atau cenderung membutuhkan waktu yang lebih lama dalam melakukan serangan balik.

3. Encirclement Attack

Encirclement attack adalah strategi gabungan dari kedua strategi sebelumnya, yang mana market challenger akan menyerang kekuatan kompetitor sekaligus menyerang kelemahannya.

Pada mulanya, mereka bisa saja menargetkan kelemahan dari market leader sebelum pada akhirnya mampu mendominasi segmen lain. Banyak yang menilai bahwa strategi ini dinilai lebih berorientasi jangka panjang untuk perusahaan.

4. Bypass Attack

Market challenger bisa memilih untuk melewati market leader dan memutuskan untuk lebih menyerang target market yang lebih mudah untuk didominasi dalam industri pasarnya.

Bila memang pemimpin pasar sulit untuk ditaklukan, maka penantang pasar harus melakukan upaya lain agar bisa tetap bersaing di pasar. Contohnya dengan membuat produk baru atau melakukan ekspansi ke daerah lain dengan menggunakan produk yang telah ada.

5. Guerilla Warfare

Guerilla warfare adalah salah satu strategi market challenger agar bisa mendapatkan perkembangan yang stabil dengan biaya yang minimal.

Penantang yang menerapkan strategi ini akan lebih mengutamakan kemenangan kecil yang nantinya akan perlahan-lahan semakin membesar.

Umumnya, strategi yang satu ini banyak dipilih oleh perusahaan kecil yang memulai kesuksesannya pada pasar lokal. Tapi, perkembangan yang stabil ini pada akhirnya nanti akan mampu membantu mereka dalam meningkatkan pangsa pasar.

Baca juga: Cara Menghadapi Persaingan Bisnis dengan Baik

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang market challenger, lengkap dengan pengertian, strategi, dan contoh market challenger terkenal yang pernah hadir di pasar.

Jika Anda berminat untuk menjadi market challenger, Anda bisa menggunakan strategi yang sudah kami jelaskan di atas dan Anda sesuaikan dengan perusahaan Anda.

Namun, Anda harus mengetahui kondisi kesehatan keuangan Anda terlebih dahulu dan menjaganya dengan baik. Nah, untuk membantu Anda dalam menjaga kesehatan keuangan pada bisnis, Anda bisa memanfaatkan Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi dan bisnis yang mampu mencatat dan menghitung berbagai kegiatan akuntansi yang terjadi pada bisnis Anda. Aplikasi berbasis website ini juga akan menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis dan akurat. Dengan begitu, Anda bisa membuat keputusan yang tepat bagi bisnis dan membantu Anda dalam menjaga kesehatan keuangan bisnis.

Aplikasi yang dipercaya oleh ratusan ribu pebisnis ini juga memiliki berbagai fitur bisnis luar biasa lain yang sudah saling terintegrasi. Sehingga, akan sangat memudahkan Anda dalam melakukan penjualan dan pembelian, mengelola persediaan barang di gudang, menyelesaikan urusan perpajakan, dan masih banyak lagi.

Bagaimana, penasaran dengan Accurate Online? Tenang, Anda bisa mencobanya lebih dahulu melalui tautan gambar di bawah ini.

footer image blog akuntansi

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

0 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini :( Jadilah yang pertama!

As you found this post useful...

Follow us on social media!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Nat

Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.