Apa itu Persaingan Bisnis? Jenis, Elemen, Manfaatnya

oleh | Jun 7, 2024

source envato.

Cara Menghadapi Persaingan Bisnis dengan Baik

Persaingan bisnis merupakan hal yang tidak akan bisa Anda hindari. Seunik apapun produk ataupun layanan yang Anda jual, Anda akan tetap menemukan bisnis yang sama dengan Anda.

Dari sinilah ujian kesuksesan yang harus Anda terapkan dalam berbisnis. Anda harus bisa menyikapi persaingan bisnis secara bijak.

Tapi, persaingan bisnis sebenarnya mampu memberikan banyak manfaat, terutama agar bisa mendorong Anda untuk lebih meningkatkan produktivitas.

Nah, berikut ini adalah penjelasan lengkap apa itu persaingan bisnis dan bagaimana  cara menghadapi persaingan bisnis secara baik.

Apa yang dimaksud dengan Persaingan Bisnis?

Persaingan bisnis adalah kondisi di mana perusahaan atau individu dalam industri atau pasar yang sama berusaha untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar, pangsa pasar yang lebih besar, atau posisi yang lebih kuat dibandingkan dengan pesaing mereka.

Persaingan bisnis dapat mendorong inovasi, meningkatkan efisiensi, dan memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen.

Persaingan bisnis memberikan dampak secara langsung dan tidak langsung pada konsumen maupun penjualan, hal itu seperti:

  • Bagi Konsumen: Persaingan bisnis cenderung menguntungkan konsumen melalui penurunan harga, peningkatan kualitas produk dan layanan, dan inovasi yang lebih cepat.
  • Bagi Perusahaan: Persaingan memaksa perusahaan untuk terus berinovasi dan meningkatkan efisiensi operasional mereka. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan kinerja dan profitabilitas.
  • Bagi Pasar: Persaingan yang sehat dapat menciptakan pasar yang dinamis dan berkembang, di mana perusahaan baru dapat muncul dan tumbuh.

Baca juga: 10 Tips dan Cara untuk Memenangkan Persaingan Usaha

Jenis-jenis Persaingan Bisnis

1. Persaingan Langsung

Terjadi antara perusahaan yang menawarkan produk atau layanan serupa kepada target pasar yang sama. Contoh: Persaingan antara Coca-Cola dan Pepsi.

2. Persaingan Tidak Langsung:

Terjadi antara perusahaan yang menawarkan produk atau layanan yang berbeda tetapi dapat memenuhi kebutuhan yang sama atau serupa.

Contoh: Persaingan antara restoran cepat saji dan restoran keluarga.

3. Persaingan Monopoli

Situasi di mana satu perusahaan mendominasi pasar dan memiliki sedikit atau tidak ada persaingan.

Regulasi pemerintah sering kali diperlukan untuk mencegah monopoli yang merugikan konsumen.

4. Persaingan Oligopoli

Terjadi ketika beberapa perusahaan besar mendominasi pasar. Contoh: Industri otomotif atau industri penerbangan.

5. Persaingan Monopolistik

Terjadi ketika banyak perusahaan bersaing untuk pasar yang sama tetapi menawarkan produk yang sedikit berbeda.

Contoh: Pasar restoran di mana banyak restoran menawarkan berbagai jenis makanan.

Baca juga: Analisis Lima Kekuatan Porter: Faktor dan 2 Contohnya

Manfaat Persaingan Bisnis

Sebelum lebih jauh membahas cara persaingan bisnis, Anda harus mengetahui terlebih dahulu manfaat persaingan bisnis. Setidaknya terdapat tiga poin penting yang menjadi manfaat persaingan bisnis.

Pertama dari sisi harga. Perusahaan akan saling berkompetisi agar bisa menjual layanan atau produk dengan menggunakan harga yang lebih terjangkau.

Kedua dalam hal pilihan, perusahaan akan bisa meningkatkan beragam produk ataupun layanan agar para pelanggan bisa memperoleh pilihan yang lebih banyak daripada kompetitor.

Selanjutnya dalam hal kualitas. Perusahaan bisa meningkatkan kualitas dari produk dan juga pelayanan agar bisa mempertahankan dan juga memperoleh pelanggan baru.

Tapi saat persaingan bisnis sudah semakin memanas, menawarkan produk yang unik dan berbeda tidak akan bisa menyelamatkan perusahaan Anda. Hal tersebut tidak akan cukup untuk meyakinkan pelanggan untuk membeli layanan atau produk.

Jika Anda ingin terlihat lebih menonjol, maka Anda harus bisa memasuki area yang lebih sulit dijangkau oleh kompetitor Anda.

Strategi ini mungkin akan terdengar lebih sulit, tapi bila Anda ingin menawarkan produk atau jasa yang lebih berkualitas, Anda bisa menggunakan aplikasi bisnis dari Accurate Online.

Baca juga: Cara Meningkatkan Produktivitas Perusahaan Kontraktor

Elemen-elemen Persaingan Bisnis

1. Harga

Perusahaan bersaing dalam hal harga untuk menarik konsumen. Diskon, promosi, dan strategi penetapan harga kompetitif sering digunakan.

2. Kualitas Produk atau Layanan

Kualitas adalah faktor utama yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.

Perusahaan berusaha meningkatkan kualitas produk atau layanan mereka untuk menarik pelanggan.

3. Inovasi

Inovasi produk, layanan, atau proses bisnis dapat memberikan keunggulan kompetitif. Perusahaan yang berinovasi sering kali dapat memimpin pasar.

4. Pemasaran dan Branding

Strategi pemasaran yang efektif dan branding yang kuat membantu perusahaan membedakan diri dari pesaing dan menarik konsumen.

5. Pelayanan Pelanggan

Layanan pelanggan yang superior dapat menjadi pembeda utama. Konsumen cenderung tetap loyal kepada perusahaan yang memberikan pengalaman pelanggan yang baik.

6. Distribusi dan Aksesibilitas

Jaringan distribusi yang luas dan kemudahan akses ke produk atau layanan dapat memberikan keunggulan kompetitif.

Contoh: Supermarket dengan banyak cabang atau toko online dengan pengiriman cepat.

Baca juga: Keunggulan Kompetitif: Pengertian, Fungsi, dan 6 Strategi

Cara Sukses Menghadapi Persaingan Bisnis

1. Mencari Tahu Kelebihan Kompetitor

Beberapa pebisnis mengklaim bahwa perusahaannya sangat berbeda dengan perusahaan yang lain dan tidak ada tandingannya.

Namun, pendekatan seperti ini mempunyai konsekuensi yang sangat serius dan mampu memberikan dampak yang besar pada keberlangsungan bisnis.

Memposisikan perusahaan Anda di persaingan bisnis tidak cukup hanya dengan mengetahui siapa saja kompetitor bisnis Anda.

Namun, Anda juga harus mencari tahu apa saja keunggulan mereka.

Mengabaikan kompetisi adalah suatu tindakan yang tidak bijak. Anda harus bisa mengetahui apa yang mereka tawarkan dan hal apa yang pelanggan mereka senangi dari produknya.

Sehingga, Anda akan bisa membuat strategi bisnis yang lebih tepat dan juga sesuai dengan kondisi bisnis Anda.

2. Cari Tahu Keunggulan Anda

Kini waktunya bagi Anda untuk melakukan identifikasi terkait kelemahan terbesar pada bisnis Anda.

Memahami berbagai hal yang bisa Anda lakukan lebih baik daripada kompetitor akan sangat penting sekali.

Sehingga, Anda bisa mengetahui apa saja yang menjadikan suatu perusahaan berbeda.

Cobalah cari tahu apa yang sekiranya menarik perhatian pelanggan Anda. Jangan terjebak dalam kalimat “menjadi yang terbaik” agar bisa mengidentifikasi berbagai bagian ini.

Namun, carilah bagian yang selama ini telah Anda tekuni dan buatlah daftarnya.

3. Fokuskan Target Penjualan

Saat Anda memposisikan bisnis Anda dalam persaingan bisnis, maka Anda harus bisa melakukannya sedemikian rupa agar bisa menarik perhatian calon pelanggan.

Bila Anda fokus pada target pasar yang banyak, maka bisa jadi pesan yang Anda sampaikan akan menjadi terlalu umum dan tidak bisa menargetkan kelompok manapun, sehingga brand Anda akan terlupakan begitu saja.

Untuk itu, tentukanlah target pasar produk atau layanan jasa Anda. Selain itu, jangan pernah melupakan target audiens yang ditetapkan oleh kompetitor Anda.

Dengan mengetahui siapa saja targetkan, akan membuat iklan Anda memiliki demografi yang berbeda-beda.

4. Prioritaskan Kelebihan yang Dibutuhkan Pelanggan

Hal terakhir yang bisa Anda lakukan dalam menghadapi persaingan bisnis adalah dengan mencari keunggulan yang dimiliki oleh perusahaan dan dibutuhkan oleh pelanggan.

Bila kedua kriteria tersebut bisa Anda maksimalkan, maka Anda bisa memposisikan bisnis Anda secara strategis.

Selain itu, Anda juga akan membutuhkan informasi kompetitor dalam menemukan niche Anda, seperti area yang tidak mampu mereka isi tapi bisa diisi oleh brand Anda, keuntungan yang tidak bisa mereka tawarkan tapi bisa Anda penuhi.

Melakukan identifikasi pada berbagai area tersebut akan membuat Anda mendapatkan keuntungan yang lebih maksimal.

Berbagai celah tersebutlah yang akan menjadi posisi Anda di tengah persaingan bisnis yang ketat.

Baca juga: Analisis Pesaing: Alasan, Jenis-Jenisnya, dan Cara

Kesimpulan

Persaingan bisnis adalah suatu hal yang biasa dan menjadi tanda bahwa pasar yang Anda targetkan cukup besar.

Tapi agar bisa memperoleh keuntungan yang maksimal, Anda harus lebih mengesankan pelanggan.

Beberapa cara di atas bisa dijadikan titik awal dalam membuat strategi marketing yang baru. Anda tidak boleh berhenti di tengah jalan.

Pastikanlah bahwa manajemen eksekusi Anda bekerja secara efektif dan tidak menghambat Anda untuk terus melakukan inovasi bisnis.

Selain itu, beradaptasilah dengan penggunaan teknologi agar bisa mengotomatisasikan lini bisnis dengan menggunakan Accurate Online.

Accurate Online adalah aplikasi bisnis yang akan mencatat seluruh kegiatan transaksi secara otomatis dan mampu menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara cepat dan juga akurat.

Di dalamnya pun telah dilengkapi dengan berbagai fitur bisnis luar biasa yang akan membantu Anda dalam melakukan penjualan dan pembelian, mengelola persediaan barang di gudang, menyelesaikan urusan perpajakan, dan masih banyak lagi.

Dengan menggunakan Accurate Online, Anda bisa lebih fokus dalam mengembangkan bisnis dan membuat keputusan bisnis secara lebih mudah.

Tunggu apa lagi? Ayo coba dan gunakan Accurate Online sekarang juga selama 30 hari gratis dengan klik tautan gambar di bawah ini.

bisnisukmbanner

Efisiensi Bisnis dengan Satu Aplikasi Praktis!

konsultasikan kebutuhan bisnismu dengan tim kami.

Jadwalkan Konsultasi

artikel-sidebar

Natalia
Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.

Artikel Terkait