Mengenal Peternakan Ayam dan Cara Mengelola Bisnisnya!

Pada dasarnya, peternakan ayam adalah suatu kegiatan bisnis dengan cara membiakkan ataupun membudidayakan ayam agar bisa memperoleh daging dan telurnya sebagai sumber pangan dan juga bahan baku industri. Kini, bisnis ini menjadi sorotan banyak mata karena keuntungan per bulannya yang sangat besar.

Nah, pada kesempatan kali ini mari kita mengenal lebih dalam tentang ayam ternak dan berbagai hal tentang peternakan ayam.

Jenis-jenis Ayam Ternak

Ayam adalah suatu ayam yang mana dagingnya bisa dijadikan makanan lezat. Jenis hewan ini mempunyai tingkat konsumsi yang lebih tinggi daripada daging ikan yang harganya cenderung lebih murah.

Tingginya minat konsumsi ini membuat tingkat permintaan pasar terus mengalami peningkatan, sehingga masyarakat mulai banyak yang tertarik untuk masuk ke dalam dunia bisnis peternakan ayam.

Sebelum Anda memulai usaha dalam bidang peternakan ayam, penting sekali bagi Anda untuk menentukan tujuan pemeliharaannya, apakah untuk menjual daging atau telur ayam. Secara umum, terdapat dua jenis peternakan ayam sesuai dengan kategorinya, yaitu:

1. Peternakan Ayam Pedaging

Sama seperti namanya, mereka yang melakukan usaha ternak ayam daging akan menjual daging ayam sebagai komoditas utamanya. Untuk menemukannya pun sangat mudah, karena persediaannya yang melimpah di pasar. Bila Anda tertarik untuk memulai jenis bisnis peternakan ayam potong, maka Anda harus menemukan bibit ayam pedaging yang baik sebagai modal awal.

Tapi, ayam pedaging pun terbagi lagi menjadi delapan jenis. Setiap ayam pedaging tersebut mempunyai perbedaannya tersendiri, baik itu dari sisi masa panen, bentuk, hingga harga jualnya. Berikut ini adalah kedelapan jenis ayam pedaging tersebut:

  • Ayam broiler: Ayam dengan bulu putih dan harganya sangat terjangkau, serta perkembangan yang lebih cepat.
  • Ayam kampung super (Joper): Jenis ayam hasil persilangan antara ayam jantan kampung dengan betina petelur cokelat dengan masa pertumbuhan selama 60 hari.
  • Ayam kampung asli (AKA): Jenis ayam kampung yang banyak ditemukan di daerah pedesaan dengan sistem pemeliharaan yang dibiarkan berkeliaran.
  • Ayam kampung unggul Balitbangtan (KUB): Ayam dwiguna yang tergolong sebagai ayam pedaging ataupun ayam petelur.
  • Ayam pejantan: Ayam yang mempunyai harga jual lebih rendah dengan kualitas daging yang bagus.
  • Ayam brahma: Jenis ayam yang berasal dari India dengan postur tubuh besar, gagah, tinggi dan bisa mencapai 5 kg per ekor.
  • Ayam giant cochin: Jenis ayam pedaging yang hampir sama dengan ayam brahma, yang mana keduanya hanya dijadikan sebagai ayam hias.
  • Ayam pelung: Jenis ayam pedaging dan ayam hias yang memiliki suara kokok merdu.

Baca juga: Strategi Ampuh Memulai Bisnis Restoran Pizza

2. Peternakan Ayam Petelur

Dalam peternakan ayam yang satu ini, Anda bisa mengandalkan berbagai telur yang dihasilkan oleh para ayam betina agar nantinya bisa dijual pada pelanggan. Untuk bisa mengembangkannya, Anda membutuhkan fasilitas sarang pengeraman yang pas agar bisa menghasilkan daya tetas yang tinggi.

Ayam petelur pun terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Ayam hibrida: Jenis ayam yang memiliki kebutuhan pakan lebih sedikit namun mampu menghasilkan telur sebanyak 280 butir per tahun.
  • Ayam sussex: Jenis ayam yang memiliki warna hitam dan putih serta mampu bertelur sebanyak 250 telur per tahun.
  • Ayam white leghorn: Ayam dengan bulu putih dan jengger tebal berwarna merah, serta mampu bertelur sebanyak 260 butir per tahun.
  • Ayam hamburg: Jenis ayam petelur yang mampu menghasilkan 200 butir telur per tahun dengan cangkang berwarna putih mengkilap.
  • Ayam plymouth rock: Jenis ayam dengan corak garis putih pada tubuhnya dan bisa bertelur sampai 200 butir per tahun.
  • Ayam maran: Jenis ayam dwiguna yang bisa dijadikan sebagai ayam petelur dan ayam pedaging.
  • Ayam ancona: Jenis ayam yang memiliki kemampuan bertelur sampai 250 telur pertahun yang mana bulunya sekilas hampir sama dengan plymouth rock.
  • Ayam buff orpington: Jenis ayam petelur dari Inggris yang mampu bertelur sampai 180 butir per tahun.

Baca juga: Contoh Bisnis Model Canvas Makanan untuk Anda

Tips Menjalankan Bisnis Peternakan Ayam

Memulai dan menjalankan usaha peternakan ayam potong serta ayam petelur sebenarnya mudah untuk dilakukan. Tapi dengan adanya tips dalam mengelola ayam peternak, Anda bisa lebih bisa memperoleh target penjualan yang Anda impikan selama ini.

Strategi yang tepat adalah dengan mengubah cara beternak. Dalam hal ini, Anda harus bisa memperhatikan kualitas dengan cara mengutamakan kesejahteraan ayam ternak Anda.

Berdasarkan laman OIE (World Organisation for Animal Health), terdapat lima kebebasan kehidupan para hewan, yakni bebas dari rasa lapar dan haus, bebas dari rasa ketidaknyamanan, bebas dari rasa sakit, celaka dan penyakit, bebas dari tingkah laku yang normal, serta terbebas dari rasa stress.

Bila Anda menerapkan cara beternak dengan standar yang tinggi pada kesejahteraan ayam, pastikan Anda bisa menghasilkan produk yang berkualitas. Karena, ayam Anda bisa memperoleh ruang gerak untuk bisa mengikuti naluri alamiahnya untuk bisa bebas makan, minum, bersarang, berinteraksi, bertelur, hingga bertengger.

Salah satu hasil produknya adalah telur bebas kandang atau cage-free yang dinilai memiliki nutrisi lebih tinggi dan anti alergi daripada telur ayam lainnya.

Walaupun sistem pengelolaannya lebih kompleks, tapi masyarakat dan para pebisnis F&B saat ini sudah banyak yang melirik produk dari animal welfare. Peminatnya yang banyak dan harga jualnya yang tinggi akan membuat bisnis Anda untuk bisa terus berkembang.

Baca juga: Branding Kopi dan Strategi Jitu Membangunnya

Kesimpulan

Bisnis peternakan ayam mempunyai potensi yang lebih besar jika Anda bisa mengelolanya secara sistematis. Penerapan sistem ini tentunya akan bisa membantu mengorganisir seluruh aspek. Salah satunya adalah agar bisa melakukan rekonsiliasi transaksi dan laba dari hasil penjualan peternakan ayam Anda.

Nah, untuk bisa lebih mudah dalam melakukan hal tersebut, Anda bisa mempercayakannya pada Accurate Online. Pasalnya, aplikasi bisnis yang telah dipercaya oleh ratusan ribu pebisnis di Indonesia ini mampu mencatat setiap pengeluaran atau pemasukan bisnis, dan menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara cepat dan akurat.

Tunggu apa lagi? Ayo segera coba dan gunakan Accurate Online sekarang juga dengan klik tautan gambar di bawah ini.

Nat

Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.