Apa itu Rate Card? Ini Pengertian dan 3 Cara Mudah Membuatnya

Pada dasarnya, rate card adalah suatu dokumen yang harus dimiliki oleh setiap content creator dan influencer agar bisa menunjukan profesionalisme mereka.

Dengan adanya dokumen ini, maka Anda sebagai pihak perusahaan atau pemilik brand akan bisa lebih mudah melakukan kerjasama dengan mereka. Karena, jasa dan tarif yang ditawarkan telah tertulis jelas di dalam dokumen tersebut sejak awal.

Nah, sebagai pebisnis, Anda juga harus bisa membaca dokumen ini dengan baik. Lalu, apa sebenarnya rate card itu? Dapatkan jawabannya dengan membaca artikel tentang rate card di bawah ini hingga selesai.

Apa itu Rate Card?

Berdasarkan laman Marketing Terms, rate card adalah suatu dokumen yang di dalamnya berisi rincian harga untuk menempatkan iklan dalam suatu perusahaan. Sedangkan berdasarkan The Balance Careers, di dalam rate card terdapat beberapa detail, seperti demografi, biaya tambahan, dan informasi lainnya.

Umumnya, perusahaan yang menyajikan dokumen ini lebih cenderung bergerak dalam bidang media dan juga publikasi.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu, tidak hanya perusahaan saja yang membutuhkan dokumen ini. Mereka yang berprofesi sebagai Content Creator, Influencer, Key Opinion Leader, dan profesi lainnya pun kerap menggunakannya. Sama seperti agensi periklanan, mereka akan memberikan jasanya.

Perbedaan yang mendasarnya hanya bentuk perorangan dan bentuk perusahaan saja. Tapi, pada dasarnya keduanya tetap memerlukan rate card guna menjelaskan tarif mereka ke calon pelanggan.

Baca juga: Apa itu Konsep Penjualan? Apa Bedanya dengan Konsep Pemasaran?

Lantas, Siapa Saja yang Memerlukan Rate Card?

Seperti yang telah dijelaskan di awal, dokumen ini kebanyakan diperlukan oleh para influencer dan juga para content creator.

Namun, istilah ini juga kerap digunakan di dalam industri kreatif dan dunia influencer. Contohnya seperti videografer freelance. Dia tidak bekerja dalam suatu perusahaan, sehingga harus bisa menentukan harga jasanya sendiri. Jenis dokumen yang satu ini bisa dijadikan sebagai dasar bila ada perusahaan atau individu yang ingin menggunakan jasanya sebagai Videografer.

Mereka yang membutuhkan dokumen ini untuk mengetahui tarif yang mereka tawarkan adalah penyanyi, penulis, dan profesi lainnya.

Baca juga: Mengenal Key Activities dalam Bisnis Beserta Kategorinya

Fungsi Rate Card

Setiap content creator dan influencer umumnya sudah memiliki cukup banyak followers dan cukup tersegmentasi.

Contohnya seperti content creator yang terbiasa dalam membuat konten tentang kehidupan sebagai seorang ibu muda. Umumnya, basis Followers mereka kurang lebih akan sama, yakni mereka yang baru saja menjadi seorang ibu.

Nah, bila kondisi tersebut sudah berjalan dengan baik, akun media sosial yang sebelumnya hanya untuk berbagi informasi pribadi, bisa saja dijadikan sebagai ladang bisnis.

Nantinya, mulai banyak perusahaan yang melakukan endorse barang, mengiklankan jasanya, dan berbagai hal lainnya.

Nah, dari sinilah fungsi rate card. Anda harus memberikan informasi tentang nominal tarif untuk beragam jenis iklan. Perusahaan yang tertarik nantinya jadi mempunyai patokan dan mengetahui tarif mana yang sesuai dengan anggarannya.

Nantinya, tarifnya pun akan berbeda-beda lagi untuk setiap konten. Contohnya, dalam rate card, Anda bisa menemukan tarif yang berbeda untuk setiap story Instagram, postingan di feed, satu video penuh, dan lain sebagainya.

Pada intinya, dokumen ini akan memudahkan kerjasama antara content creator dan perusahaan yang ingin menggunakan strategi influencer marketing.

Baca juga: Apa itu Content Creator? Ini Pengertian dan Perannya dalam Suatu Bisnis!

Cara Membuat Rate Card

1. Cari Tahu Audiens Anda

Hal pertama yang harus Anda lakukan saat ingin membuat rate card adalah mencari tahu siapa saja audiens Anda. Misalnya seperti menggunakan contoh sebelumnya, yakni content creator yang fokus pada konten pasar terkait kehidupan menjadi seorang ibu.

Ternyata, content creator tersebut mempunyai Followers sebanyak 50 ribu dan Engagement yang cukup banyak, baik itu dari postingan ataupun story. Audiens yang dimilikinya pun sudah cukup tersegmentasi.

Nah, hal tersebut bisa menjadi nilai yang tinggi untuk perusahaan yang produknya sudah tersegmentasi, seperti alat kebersihan bayi, suplemen untuk ibu-ibu, dan produk lainnya.

2. Tentukan Harga Berdasarkan Beragam Jenis Metrik

Terdapat beberapa metrik yang bisa Anda coba pertimbangkan ketika ingin menentukan harga rate card, beberapa diantaranya adalah CPV atau Cost Per View dan CPA atau Cost Per Action.

Ketika Anda menentukan harga, jangan lupa juga untuk mencantumkan persentase engagement Anda. Sehingga, setiap perusahaan atau brand bisa memilih jasa mana yang paling baik untuk mereka gunakan.

3. Buatlah Desain yang Menarik

Hal terakhir adalah membuat desain rate card yang menarik dan juga mudah untuk dibaca. Pastikanlah semua tarif tercatat dengan jelas dan dibuat dengan desain yang sesuai dengan brand image.

Baca juga: Pengertian Influencer dan Hubungannya Terhadap Pengembangan Bisnis

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang rate card, mereka yang memerlukan, fungsi dan cara mudah untuk membuatnya. Dengan memahami rate card dan cara membacanya dengan baik, maka Anda bisa memilih influencer atau content creator yang tepat sesuai dengan anggaran marketing Anda.

Namun, sebelumnya tentu Anda akan memerlukan penyusunan anggaran yang sesuai dengan kondisi keuangan perusahaan Anda. Nah, untuk lebih mudah dalam membuat anggaran, akan #lebihbaik jika Anda menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Dengan menggunakan Accurate Online, maka Anda bisa melakukan perhitungan dan membuat anggaran secara mudah. Selain itu, aplikasi yang telah dipercaya oleh ratusan ribu pebisnis di Indonesia ini juga akan menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara instan khusus untuk Anda.

Berbagai fitur di dalamnya pun sudah saling terintegrasi, sehingga Anda bisa lebih mudah dalam mengelola dan mengembangkan bisnis.

Jadi tunggu apa lagi? Ayo segera gunakan dan coba Accurate Online sekarang juga selama 30 hari dengan klik tautan gambar di bawah ini.

Accurate footer image blog manajemen

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

1 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini :( Jadilah yang pertama!