Bandar Saham: Ini Pengertian dan Peran Pentingnya

Saat Anda menjalankan investasi saham, maka salah satu istilah yang akan sering Anda dengar adalah bandar saham. Market maker atau bandar saham ini bertugas dalam memanipulasi atau memainkan harga saham. Kegiatan mereka juga sering disebut dengan menggoreng saham.

Sederhananya, bandar saham bertugas dalam mengatur jalanya bursa saham walaupun tidak seutuhnya. Kegiatan mereka pada dasarnya adalah kegiatan yang ilegal. Namun, kita bisa sangat mudah menemui mereka di dalam dunia investasi saham.

Pengertian Bandar Saham

Jadi, bandar saham adalah sekumpulan pelaku pasar yang mampu memanipulasi dan memainkan harga saham. Selama mereka mempunyai uang yang banyak, maka mereka bisa menjadi market maker.

Bandar saham juga akan bisa terbentuk dari sekumpulan retail yang berniat untuk menggerakan harga saham dengan dana mereka. Adanya upaya penggorengan saham pada para pelaku pasar agresif memang akan sangat menguntungkan. Tapi disisi lain, kegiatan mereka akan sangat merugikan para pelaku pasar yang lainnya.

Baca juga: 7 Cara Main Saham yang Aman Bagi Pemula

Cara Kerja Bandar Saham

Setiap market maker akan bekerja dengan tiga langkah fase, yaitu fase akumulasi, partisipasi, serta fase distribusi. Ketiga fase ini tidak hanya dilakukan pada saham-saham dengan kapitalisasi yang kecil saja, saham dengan kapitalisasi menengah sampai yang besar pun bisa mereka manipulasi.

Dalam fase akumulasi ini, bandar saham akan memanfaatkan momen agar bisa melakukan kegiatan beli. Umumnya, momen tersebut ada ketika saham yang ingin dimanipulasi harganya masih rendah dan belum memiliki banyak pergerakan.

Setelah fase akumulasi, maka akan lanjut pada fase partisipasi, yang mana harga saham nantinya akan terus meningkat karena terus diakumulasi. Kondisi ini akan membuat investor lainnya mulai mengikuti dan membeli saham tersebut.

Dalam fase ini juga nantinya akan muncul investor yang akan melakukan pembelian saham dengan jumlah yang sangat banyak. Lalu, para market maker akan melakukan fase distribusi atau profit taking. Mereka akan mulai mengambil untung dengan cara menjual kepemilikan sahamnya.

Baca juga: Harga Saham: Definisi, Faktor yang Mempengaruhi, dan Cara Menganalisa

Syarat Menjadi Bandar Saham

Karena tugas mereka adalah memainkan harga saham, maka kegiatan ini tidak bisa dilakukan oleh sembarangan kelompok atau orang. Terdapat setidaknya dua hal yang harus diperhatikan untuk bisa menjadi market maker, yaitu:

1. Dana yang Besar

Dibutuhkan dana yang sangat besar untuk bisa membentuk persepsi bahwa suatu saham mempunyai nilai yang potensial di masa depan. Bandar saham harus mengangkat harga saham yang sedang menjadi incarannya.

Nah untuk melakukan hal tersebut, maka dibutuhkan dana yang sangat besar, karena seseorang harus menjadi pemilik saham di mayoritas bursa. Untuk itu, anggaran yang harus dikeluarkan sebagai umpan ini sangatlah banyak.

2. Tidak Semua Saham Bisa Dimainkan

Perlu Anda ketahui bahwa tidak semua saham bisa dimainkan oleh para market maker. Karena ada beberapa jenis saham tertentu yang tidak akan disentuh oleh market maker, sebanyak apapun kekayaan yang mereka miliki.

Saham ini umumnya akan bergerak secara murni karena adanya mekanisme pasar, seperti saham yang berasal dari grup Astra dan Sampoerna yang kapitalisasinya sangat besar.

Karena, dana yang harus dikeluarkan untuk menggoreng saham tersebut sangat besar, dan market maker akan sangat kesulitan untuk bisa menggerakan pasar bila berhasil memainkan saham.

Sepandai apapun bandar saham melakukan aksinya, mereka akan tetap dipantau oleh Otoritas Bursa Efek. Otoritas ini akan memberikan peringatan bila ada saham yang terdeteksi mempunyai pergerakan yang tidak wajar. Seperti dana yang sangat besar, mencolok, dan juga masif, sehingga akan sangat mudah untuk bisa dideteksi.

Baca juga: Saham Arb Adalah: Pengertian, Batasan dan Manfaatnya untuk Para Trader

Cara Menghadapi Permainan Bandar Saham

Setiap saham yang memiliki kapitalisasi kecil memang akan sangat rawan sekali menjadi permainan para bandar saham. Meskipun tidak menutup kemungkinan pada saham yang memiliki kapitalisasi besar.

Beberapa bandar saham ada yang menggunakan strategi memainkan harga secara halus. Cara tersebut sebenarnya bisa kita ikuti dari adanya tren peningkatan. Tapi bila ada saham yang yang dimainkan secara kasar dan asal dalam membanting harga, maka ada baiknya untuk tidak mengikuti tren tersebut, karena resikonya sangat besar.

Selama kita mampu merespon pergerakan harga saham yang tiba-tiba secara cepat, maka investasi saham yang dilakukan akan tetap aman. Pada dasarnya, saham yang bagus adalah saham yang bisa dilihat dari berbagai sudut pandang. Sederhananya, kualitas saham yang sebenarnya adalah berdasarkan pada tujuan keuangan yang ingin diraih.

Untuk itu, ada beberapa saham yang dinilai bagus untuk jangka waktu yang panjang tapi tidak disarankan untuk jangka waktu pendek, pun begitu juga sebaliknya.

Dalam hal ini Anda harus terlebih dulu menentukan tujuan yang ingin Anda raih sebelum membeli saham. Pikirkan juga berbagai keuntungan saham yang nantinya akan dibeli, kapan untuk bisa digunakan, dan lain sebagainya.

Baca juga: Memahami Definisi dan Indikator Acuan dalam Analisis Fundamental Saham

Pentingnya Bandar Saham

Menurut Ryan Filbert, salah seorang praktisi pasar modal, penulis buku bandarmology, dan inspirator investasi, bandar saham yang berada di pasar modal tidak selamanya buruk. Ryan menilai bahwa bandar sangat diperlukan untuk pasar modal karena peran mereka sebagai market maker.

Eksistensi dari bandar saham sangat dibutuhkan karena mereka akan mampu membantu meningkatkan volume transaksi dalam suatu saham. Nantinya, saham pun akan semakin cair hingga nilai transaksinya menjadi tidak terbatas.

Jika dilihat dari prakteknya, bandar adalah pihak yang mempunyai modal dalam jumlah yang besar dan kepentingan untuk menjaga portofolio investasi, untuk itu Ryan mengatakan bahwa yang paling sesuai untuk disebut sebagai bandar adalah manajer investasi.

Di dalam pasar modal, manajer investasi bertugas dalam menjaga berbagai produk reksadana agar tetap mempunyai keuntungan yang tinggi. Hal yang paling penting adalah dari bagaimana Anda mempelajari pola investasi dari market maker.

Baca juga: Saham LQ45 Adalah: Pengertian, Kriteria dan Daftar Indeks Saham 2022

Penutup

Demikianlah penjelasan singkat dari kami tentang bandar saham. Jadi, tidak selamanya market maker itu buruk, walaupun memang kerap kali mereka bertindak untuk mencari keuntungan sendiri.

Nah, untuk Anda yang baru terjun di dalam investasi saham, ada baiknya untuk memerhatikan pergerakan harga saham yang tidak wajar dan mengikuti anjuran yang dikeluarkan oleh otoritas bursa efek. Selain itu, Anda harus melihat laporan keuangan perusahaan secara detail demi melihat perkembangan harga saham pada perusahaan tersebut.

Dalam hal ini, maka perusahaan harus mampu menyajikan laporan keuangan yang tepat dan akurat. Nah, untuk membantu perusahaan dalam membuat laporan keuangan, maka gunakanlah Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi dan bisnis yang sudah dipercaya oleh lebih dari 377 ribu pebisnis di Indonesia karena mampu menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat dan akurat.

Selain itu, Accurate Online juga sudah dilengkapi dengan berbagai fitur yang mampu membantu bisnis bergerak lebih efektif dan efisien.

Ayo coba Accurate Online sekarang juga selama 30 hari gratis dengan klik banner di bawah ini.

footer image blog akuntansi

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

0 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini :( Jadilah yang pertama!

As you found this post useful...

Follow us on social media!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia