Efek Compounding Adalah Sahabat Investor, Kenapa?

Sama seperti judul diatas, efek compounding adalah teman baik dan bisa membawa keberkahan untuk setiap investor.

Setiap investor, khususnya investor yang secara khusus memang melakukan investasi jangka panjang, pasti sudah mengerti bahwa compounding adalah efek yang mampu memberikan keuntungan yang sangat signifikan atas kondisi dan target keuangan mereka.

Lalu, apa pengertian sebenarnya dari compounding? Kenapa banyak investor yang bersahabat baik dengan efek compounding? Dapatkan jawabannya dengan membaca artikel tentang efek compounding di bawah ini hingga selesai.

Apa Itu Efek Compounding?

Singkatnya, efek compounding adalah suatu kemampuan dari suatu aset yang bisa mendatangkan keuntungan untuk kemudian diinvestasikan lagi agar bisa memberikan keuntungan yang lebih besar. Itu artinya, efek compounding adalah efek yang mampu memberikan penghasilan dari adanya pendapatan sebelumnya.

Seringkali banyak yang menganggap bahwa compounding adalah bunga berbunga atau bunga bergulung, yang mana bunga tersebut diperoleh dari hasil investasi sebelumnya yang diinvestasikan lagi pada instrumen investasi yang berbeda atau yang sama. Sehingga bunga yang pada mulanya diinvestasikan pun bisa menghasilkan bunga.

Atau bisa juga pendapatan yang diperoleh investor bisa menghasilkan pendapatan lagi. Begitu seterusnya sampai keuntungan investasi yang didapat bisa menjadi lebih maksimal. Berikut ini adalah detailnya.

  • Bunga yang diperoleh dari hasil compounding bisa diperoleh saat dana yang Anda hasilkan dari investasi mulai memberikan keuntungan kembali saat diinvestasikan lagi.
  • Efek compounding adalah cara yang paling mudah agar bisa mencapai tujuan finansial.
  • Semakin dini Anda menjalankan investasi, maka akan semakin banyak kesempatan investasi Anda untuk bisa menikmati efek compounding.

Sebagian besar orang masih belum mengetahui manfaat dari adanya efek compounding ini di dalam dunia investasi.

Untuk memulai berinvestasi, kebanyakan orang akan beranggapan bahwa mereka tidak bisa mengumpulkan banyak uang untuk diinvestasikan. Padahal kenyataannya, dalam hal ini uang bukanlah masalah utama, masalah utamanya adalah waktu.

Seringkali efek compounding ini menjadi andalan utama para investor, karena dampaknya yang sangat signifikan pada rencana ataupun tujuan keuangan seiring dengan berjalannya waktu.

Nah, karena waktu adalah hal terpenting, maka setiap orang bisa merasakan efek ini jika mereka siap untuk memulai investasi lebih awal. Semakin cepat seseorang untuk memulai investasi, maka akan semakin besar juga dampak compounding pada keuntungan investasinya.

Baca juga: Investor Relations adalah: Pengertian dan Tanggung Jawabnya dalam Perusahaan

Manfaat Efek Compounding Terhadap Investasi

Sebagian orang mungkin masih ragu untuk memulai investasi karena beranggapan bahwa investasi hanya untuk mereka yang sudah mapan saja. Padahal sebaliknya, investasi justru sering dilakukan untuk bisa menuju kemapanan.

Sebagian yang lainnya masih ada yang menganggap bahwa investasi memerlukan modal awal yang banyak dan memiliki risiko yang sangat besar. Padahal, resiko tersebut bisa dimitigasi secara mudah dan biaya yang diperlukan pun tidak besar.

Dengan mengeluarkan modal awal sebesar 100 ribu rupiah, setiap orang sudah bisa mulai menjadi investor. Beberapa alternatif investasi lainnya yang bisa dimulai adalah investasi reksadana atau investasi saham.

Jadi jika masih ada yang menganggap bahwa aktivitas investasi adalah suatu hal yang mahal, maka anggapan tersebut hanyalah alasan yang dibuat-buat saja.

Sebagian besar orang lebih memilih untuk berlangganan layanan hiburan seperti streaming film atau streaming musik online, bahkan banyak juga yang berlangganan keduanya pada saat yang bersamaan. Jika diakumulasikan menjadi investasi, padahal setiap orang bisa melakukan investasi sebanyak 300 ribu rupiah perbulan.

Contohnya, katakanlah saat ini umur Anda adalah 21 tahun, dan sekarang Anda berlangganan layanan hiburan dan secara rutin mengeluarkan biaya langganan sebanyak 300 ribu rupiah per bulan sampai 40 tahun ke depan.

Saat Anda berusia 60 tahun, total pengeluaran yang sudah Anda lakukan adalah sebanyak Rp 144.000.000, belum termasuk penambahan nilai, inflasi dan lain sebagainya. Padahal di usia tersebut, sudah seharusnya Anda menyiapkan dana pensiun Anda.

Jika Anda mengalokasikan dana tersebut sebagai dana investasi, mungkin Anda bisa lebih menikmati masa pensiun secara baik. Anda sudah mengeluarkan uang tersebut untuk berbagai hal yang terlihat sepele, padahal bila ditotal akan sangat besar dampaknya untuk finansial Anda di masa depan.

Walaupun memang jumlah uang tersebut belum termasuk inflasi dan efek compounding, minimal Anda mengetahui gambaran betapa sangat besarnya dampak total dana yang selama ini terlihat sepele untuk Anda dari waktu ke waktunya.

Padahal jika Anda investasikan, dana yang Anda keluarkan setiap bulan tersebut sudah sangat cukup untuk menopang kehidupan Anda di masa depan. Bahkan, ada beberapa instrumen investasi lain yang menawarkan keuntungan yang besar.

Contohnya saja bunga tertinggi dari Obligasi Negara Ritel (ORI) dari pemerintah bisa menyentuh 12,05%, dan nilai terendahnya adalah 6,25%. Artinya, rata-rata investasi dari ORI bisa menghasilkan bunga keuntungan sebesar 6%. Belum lagi dari sisi sukuk ritel, yang mana rata-rata keuntungan yang bisa Anda dapatkan adalah lebih dari 7%.

Di lain hal, bunga keuntungan dari investasi saham, berdasarkan data dari BEI dalam 10 tahun terakhir, bisa mencapai 12% sampai 24%. Sedangkan untuk instrumen investasi peer to peer lending atau P2P, bungan keuntungan efektifnya adalah rata-rata sebesar 18% per tahun, maksimal 21,32%.

Artinya, dari seluruh nilai investasi yang Anda lakukan secara aktif, Anda bisa mendapatkan bunga keuntungan sebesar 18% pertahun bila Anda aktif berinvestasi.

Baca juga: Downtrend Adalah: Pengertian dan Penyebabnya Pada Pergerakan Saham

Simulasi Manfaat Efek Compounding Terhadap Investasi

Jika kita simulasikan bagaimana ternyata efek compounding akan memberikan keuntungan yang besar saat Anda menggunakan dana sebesar 300 ribu rupiah sebagai modal investasi, maka keuntungannya kira-kira adalah sebagai berikut:

Katakanlah bunga efektif yang bisa Anda dapatkan dari berinvestasi P2P adalah 19% dari bunga maksimal adalah 21,32%. Jika saat ini anda mempunyai dana sebesar 300 ribu rupiah dan bisa mengalokasikan dana tersebut setiap bulan untuk berinvestasi, maka total uang yang bisa Anda dapatkan dalam waktu 5 tahun adalah sebagai berikut:

Rumus menghitungnya adalah di bawah ini.

Keterangan:

A adalah nilai investasi di masa depan, termasuk di dalamnya bunga

FV adalah future value atau nilai yang bisa di dapatkan di masa depan dengan adanya penambahan

P adalah Investasi awal atau investasi pokok

PMT adalah tambahan investasi bulanan

r adalah suku bunga per tahun dengan bentuk desimal

n adalah frekuensi dari efek compounding dalam kurun waktu setahun dan juga frekuensi tambahan investasi

t adalah jangka waktu (tahun)

Jika kita golongkan satu per satu, maka nilainya sebagai berikut:

P = Rp300.000

PMT = Rp300.000

r = 19% => 19/100 => 0,19

n = 12

t = 5 tahun

Untuk menghitung semua dana yang Anda alokasikan untuk berinvestasi selama 5 tahun, maka anda bisa menggunakan rumus

Total = A + FV

Namun, kita harus mencari tahu terlebih dahulu nilai dari A dan FV

Dari hasil di atas, jika Anda rutin mengalokasikan dana sebesar 300 ribu rupiah per bulan maka:

  • Total Uang yang didanai adalah Rp 18.300.000
  • Bunga yang diperoleh adalah Rp 12.621.681
  • Future Value (termasuk efek compounding) adalah sebesar Rp 30.921.681

Jadi, total nilai sebesar Rp18.300.000 dari dana yang berhasil Anda kumpulkan selama 5 tahun, jika Anda depositkan sebesar 300 ribu perbulan dan dengan bunga sebesar 19% per tahun, maka Anda bisa mendapatkan total bunga sebanyak Rp12.621.681. Itu artinya, total nilai dana Anda selama 5 tahun ke depan adalah sebagai berikut:

Total: Rp 18.300.000 + Rp 12.621.681 = Rp 30.921.681

Baca juga: Pendapatan Bunga adalah Pendapatan yang Dihasilkan dari Bank

Penutup

Jadi daripada Anda menggunakan uang Anda untuk berbagai hal yang kurang produktif atau dibiarkan saja di dalam tabungan yang bisa terus berkurang karena adanya inflasi dan biaya administrasi, cobalah untuk membiarkannya tumbuh sebanyak 19% per tahun.

Itulah manfaat besar dari investasi dan kehadiran efek compounding. Jika Anda masih ragu berinvestasi karena belum memiliki modal, Anda bisa memulainya dengan mengalokasikan dana sebesar 100 ribu per bulan.

Coba untuk lebih giat dan sabarlah dalam menyisihkan uang per bulan. Karena efek compounding adalah efek yang lebih mengutamakan waktu, bukan uang.

Bila sudah mendapatkan keuntungan yang nyata, cobalah untuk mengelola keuangan tersebut dengan rapi dan catat setiap keuntungan tersebut di dalam laporan keuangan.

Bila Anda tidak memiliki waktu atau kesulitan untuk membuat laporan keuangan, Anda bisa menggunakan Accurate Online.

Karena, Accurate Online adalah aplikasi bisnis dan akuntansi yang akan menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat, dan akurat. Aplikasi ini bahkan sudah dipercaya oleh lebih dari 377 ribu perusahaan, mulai dari perusahaan UMKM hingga perusahaan berskala besar.

Ayo rasakan sendiri manfaat dalam menggunakan Accurate Online dengan mencobanya selama 30 hari gratis melalui banner di bawah ini.

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia