Passive Income: Pengertian dan Cara untuk Mendapatkan Passive Income

Passive income adalah salah satu keinginan yang diimpikan oleh banyak orang. Dengan adanya passive income ini, maka Anda bisa mempunyai pendapatan tanpa harus melakukan banyak hal.

Nah, agar lebih jelas lagi tentang passive income, mari kita bahas secara mendalam lewat penjelasan di bawah ini.

Pengertian Passive Income Adalah

Coba bayangkan Anda bisa memperoleh banyak uang hanya dengan duduk dan tanpa melakukan aktivitas apa-apa. Percaya ataupun tidak, hal tersebut adalah sesuatu yang bisa Anda lakukan setiap hari. Konsep ini adalah konsep investasi dari pendapatan pasif, dan hal tersebut akan memungkinkan orang seperti Anda bisa mengumpulkan banyak uang tanpa harus bekerja keras.

Pada dasarnya, cara kerja dari passive income adalah Anda melakukan investasi awal, yang pada umumnya akan mewajibkan pada Anda untuk tidak hanya mengumpulkan lebih banyak uang, namun juga harus bisa kerja keras dan melakukan banyak penelitian.

Namun sejak saat itu, Anda bisa duduk dan juga menikmati aliran pendapatan tanpa harus melakukan berbagai kegiatan yang sifatnya substansial lagi.

Umumnya, beberapa investasi yang diketahui agar bisa menghasilkan pendapatan pasif adalah saham, properti sewaan, obligasi, ataupun investasi dalam bisnis swasta. Seluruh gagasan tersebut akan memungkinkan Anda untuk terus menghasilkan laporan arus kas yang baik setiap waktunya.

Baca juga: Anuitas: Pengertian, Jenis, Rumus, dan Contoh Menghitungnya

Cara Mendapatkan Passive Income

1. Passive Income Saham

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa saham adalah salah satu pendapatan pasif yang sangat terkenal, karena Anda harus melakukan penelitian pada berbagai perusahaan dan memutuskan berapa banyak saham perusahaan nantinya akan Anda beli.

Bayangkan saja bila Anda memutuskan untuk melakukan investasi pada perusahaan farmasi yang diperdagangkan secara publik. Ini tidak diartikan seperti Anda harus selalu hadir di kantor pusat perusahaan dan melakukan penelitian dalam mengisolasi protein atau obat terbaru yang saat itu sedang dikembangkan.

Malah sebaliknya, Anda akan memulai suatu bisnis baru dan menunggu agar bisa mengumpulkan pendapatan pasif dalam wujud dividen triwulanan. Bila saham yang Anda beli mengalami peningkatan harga dan menjualnya dengan nilai untung, maka Anda bisa memperoleh pendapatan dengan cara tersebut.

Satu-satunya yang bisa membedakan adalah saat Anda menerima dividen secara otomatis dan memutuskan apakah akan menjual saham dan membutuhkan sedikit penelitian, pemikiran dan juga tindakan Anda sendiri.

Lalu, Anda juga harus melakukan berbagai penelitian awal sebelum akhirnya menginvestasikan uang tersebut ke saham. Terutama, bila Anda ingin menemukan perusahaan dengan riwayat kinerja yang hitungannya sangat kuat dan model bisnis yang ternyata lebih solid yang mampu menawarkan peluang untuk perkembangannya.

Pun sama halnya bila Anda tidak pernah ingin mengatur portofolio dan lalu mengabaikannya tanpa suatu batasan, maka Anda harus bisa mengawasi investasi Anda dan memastikannya berkinerja secara lebih baik.

2. Passive Income Obligasi

Obligasi adalah cara yang mudah lainnya dalam memperoleh penghasilan secara pasif. Saat Anda memutuskan untuk membeli obligasi, maka pada dasarnya, Anda meminjamkan sejumlah uang yang Anda miliki pada pihak penerbit sebagai imbalan pembayaran bunga selama setengah tahunan.

Setelah obligasi Anda sudah jatuh tempo, maka pihak penerbit harus membayar kembali nilai investasi pokok Anda, dan ketika itu, Anda secara ideal bisa mengumpulkan jumlah bunga yang sama di sepanjang jalan atau dalam proses tersebut.

Walaupun bunga obligasi, namun hal tersebut hampir sama dengan dividen dan secara teknis di dalamnya tidak ada jaminan apa-apa. Tapi, bila Anda ingin membeli obligasi yang ditawarkan oleh perusahaan dengan peringkat yang tinggi, ada kemungkinan Anda mengalami risiko telat bayar yang rendah. Itu artinya, Anda bisa tetap duduk dan membiarkan bunga tersebut masuk ke rekening Anda.

3. Properti Sewaan

Bila Anda tertarik untuk mencoba real estate, kemungkinan Anda bisa mendapatkan keuntungan yang besar. Kenapa? karena properti sewaan akan membuat Anda memperoleh pendapatan tetap tiap bulan tanpa harus melakukan banyak hal.

Mungkin saat ini Anda berpikir harus mengelola properti sewaan tersebut, tapi ternyata tidak semuanya harus Anda lakukan. Anda bisa mempekerjakan seorang manajer properti dan meminta mereka untuk menangani berbagai tugas, seperti memelihara, memperbaiki, melakukan perjanjian sewa, dan penempatan penyewa.

Walaupun melakukan investasi ini membuat Anda harus mendapatkan hipotek, namun hal tersebut bisa menjadi proses yang panjang. Selain itu, hal ini juga akan mengharuskan Anda dalam memasang jumlah modal yang cukup banyak, belum lagi banyak riset pasar di muka saat ini. begitu selesai, Anda tidak perlu lagi mengambil peran aktif.

4. Kemitraan Terbatas

Melakukan investasi pada kemitraan terbatas adalah cara lain yang juga baik dalam menghasilkan passive income. Dalam aturan seperti ini, pada dasarnya Anda hanya perlu melakukan pendanaan pada usaha swasta dengan potensi nilai untuk menghasilkan uang.

Tapi tanggung jawab Anda sangat terbatas pada jumlah uang yang Anda pilih untuk diinvestasikan. Selama Anda sepakat untuk tidak memainkan peran aktif dalam usaha tersebut, maka penghasilan terkait apapun sifatnya nanti akan pasif.

5. Membuat Blog

Saat Anda membuat blog, maka sebenarnya Anda bisa mendapatkan penghasilan pasif. Dengan membuat blog, Anda bisa menghasilkan sejumlah uang. Anda hanya perlu membuat konten pada blog Anda dan mulai menjadi publisher iklan.

Anda bisa menjadi publisher pada google adsense guna memperoleh uang dengan memanfaatkan blog. Tidak perlu mengeluarkan banyak uang dan terlalu rumit untuk membuat blog, cukup dengan menyiapkan domain, hosting dan juga konten pada website Anda.

Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan penghasilan pasif dengan tautan afiliasi, kursus, postingan sponsor, produk, penawaran buku, dll. Anda bisa membuat blog untuk bisa menghasilkan passive income.

6. Membuat Kursus Online

Menjual kursus online adalah salah satu ide yang baik untuk bisa memperoleh penghasilan pasif. Saat ini, perkembangan penjualan sangat banyak untuk pembuat kursus.

Anda bisa memutuskan untuk mulai menjual kursus dengan cara membuat website sendiri atau melalui suatu platform tertentu. Setelah Anda membuat kursus online, Anda hanya tinggal menunggu penghasilan dari mereka yang mulai mendaftar pada bisnis Anda.

7. Memulai Dropship

Bisnis dropshipping adalah salah satu cara yang baik untuk menghasilkan passive income yang bisa Anda lakukan. Anda tidak perlu bingung lagi untuk mengelola produk, Anda hanya perlu menjual produk orang lain dan menentukan keuntungan Anda sendiri, Anda bisa memulainya dengan menggunakan marketplace yang ada saat ini.

8. Menjual Produk Digital

Bila Anda ingin membuat suatu produk sendiri dan bukan menjual produk orang lain, Anda bisa membuat suatu produk digita. Produk digital ini mencakup berbagai hal, mulai dari ebook, kursus online, PDF, desain grafis, foto stok, ataupun beberapa produk digital lainnya.

Produk tersebut adalah solusi paling baik untuk menghasilkan passive income, Anda hanya perlu menyiapkan suatu produk digital yang hendak Anda jual dan Anda pun bisa mulai memperoleh penghasilan. Anda bisa menjual produk ini di website atau menggunakan marketplace produk digital yang saat ini sudah mulai banyak.

9. Menjual Photography

Meskipun menjadi seorang fotografer terlihat seperti pekerjaan utama, namun sebenarnya tidak demikian. Fotografer tidak hanya mampu menghasilkan uang dari mengambil foto, tapi juga bisa sekaligus menjualnya.

Saat ini, sudah banyak sekali tempat yang bagus untuk menjual hasil foto, seperti istockphoto shutterstock, fotolia, stockfresh, dll. Anda bisa menjual hasil foto Anda di tempat tersebut.

Baca juga: 5 Tips Pengelolaan Keuangan untuk Kesuksesan Bisnis Kecil Anda

Penutup

Tentunya hal ini hanyalah beberapa aliran pemasukan pasif yang mungkin bisa Anda kejar. Masih ada peluang lain diluar sana, dan bila Anda bisa lebih kreatif, Anda bisa mengumpulkan lebih banyak uang untuk melakukan sedikit saja pekerjaan.

Seperti bila Anda adalah seorang pengembang website, Anda bisa membuat aplikasi yang nantinya bisa Anda jual pada pengguna, sehingga setiap kali ada yang melakukan pendaftaran, maka Anda akan memperoleh uang tunai. Pun sama halnya bila Anda adalah seorang pemusik, Anda bisa menghasilkan royalti dari hasil karya Anda.

Bila Anda sudah berhasil mendapatkan passive income, maka Anda harus bisa menyimpan dan mencatat seluruh arus kas nya pada laporan arus kas dan laporan laba rugi. Tujuannya adalah agar Anda bisa memastikan nilai keuntungan yang Anda peroleh dalam periode waktu tertentu.

Namun, mencatat kegiatan tersebut memang sangat rumit dan juga dibutuhkan ketelitian yang sangat extra. Agar lebih mudah dalam melakukannya, cobalah menggunakan layanan aplikasi akuntansi dari Accurate Online.

Berbagai fitur yang lengkap dari Accurate Online akan semakin memudahkan kegiatan bisnis online atau offline Anda. Terlebih lagi, Anda bisa mengaksesnya dimanapun dan kapanpun Anda berada, karena aplikasi ini dikembangkan dengan basis cloud system.

Anda bisa membuktikan sendiri kelebihan dari Accurate Online dengan mencobanya secara gratis selama 30 hari. Caranya hanya dengan klik tautan gambar di bawah ini.

Accurate-