Apa itu Refinancing? Ini Pengertian dan Manfaatnya!

Pada dasarnya, refinancing adalah suatu metode yang mampu membantu debitur untuk melunasi utang yang dimilikinya. Refinancing adalah metode pembayaran utang dengan cara mengajukan pinjaman baru dengan bunga yang lebih kecil.

Lalu, apa manfaat dari refinancing? Tenang, kami sudah merangkum berbagai hal yang harus Anda ketahui tentang refinancing di bawah ini.

Apa itu Refinancing?

Berdasarkan laman Wikipedia, refinancing adalah suatu cara pelunasan ataupun pembayaran pinjaman dengan mengajukan pinjaman baru, namun dengan bunga yang lebih kecil. Pengajuan refinancing akan membantu para nasabah dalam meringankan pelunasan utangnya, baik itu secara personal ataupun perusahaan.

Walaupun terlihat seperti gali lubang tutup lubang, tapi nyatanya cara ini bisa meringankan bila Anda bisa cermat dalam mengatur pinjaman baru.

Umumnya, refinancing sangat cocok untuk kredit dalam jumlah besar, seperti kredit rumah, kendaraan, atau kredit usaha. Setiap nasabah bisa melakukan pengajuan pinjaman baru dari lembaga penyedia pinjaman sebelumnya, atau bisa juga mengajukan pinjaman baru di tempat lain. Hal tersebut kembali lagi ada tidaknya fitur refinancing pada penyedia pinjaman.

Untuk mengajukannya, setiap nasabah harus mempunyai aset sebagai jaminan pinjaman. Jaminan atau agunan tersebut bisa dalam bentuk BPKP motor atau mobil, dan sertifikat rumah atau tanah. Refinancing ini pada dasarnya tidak hanya berlaku untuk meminjam uang pada teman atau keluarga yang terkadang bisa memberikan pinjaman tanpa adanya bunga.

Baca juga: Apa itu Microfinancing? Kenali Pengertian dan Manfaatnya di Sini!

Manfaat Refinancing

Refinancing mampu menawarkan banyak sekali manfaat yang bisa dirasakan secara langsung oleh penggunanya, yaitu:

1. Lebih Mudah dalam Memperoleh Dana Segar

Anda bisa mempunyai kesempatan untuk lebih mudah dalam memperoleh dana segar dengan adanya refinancing. Sehingga, Anda tidak lagi harus menggunakan material berharga lain untuk dijadikan jaminan.

2. Pemberi Pinjaman Menganggap Pinjaman Sudah Lunas

Refinancing adalah program yang ditujukan untuk memberikan pinjaman baru dan tidak membuat hutang menjadi berlipat ganda. Umumnya, lembaga finansial akan menawarkan pelunasan sisa cicilan dengan memotong pinjaman baru.

Misalnya, saat ini Anda sedang mencicil mobil yang sebelumnya dibeli dalam kondisi baru dan dicicil dengan harga 5 juta rupiahj per bulan. Sekarang, Anda masih memiliki 10 kali cicilan lagi, sehingga, jumlah total cicilan tersebut adalah 50 juta rupiah. Pihak pemberi pinjaman bisa memberikan penawaran refinancing sampai 100 juta rupiah karena mereka melihat bahwa catatan kredit Anda bagus.

Nah, Anda bisa mengambil pinjaman sebesar 10 juta rupiah dari pinjaman tersebut dan dipotong 50 juta rupiah untuk menyelesaikan pinjaman yang sebelumnya.

Bila sekarang Anda sedang membutuhkan dana segar untuk mengembangkan bisnis atau kebutuhan lain, maka hal tersebut bisa menjadi kesempatan yang menarik. Terlebih lagi bila nanti usaha Anda bisa balik modal secara cepat.

3. Proses Pencairan Dana Lebih Cepat

Fitur refinancing mampu menawarkan proses pencairan dana yang lebih cepat karena pemberi pinjaman sudah mengetahui catatan kredit Anda. Selain itu, surat berharga yang menjadi jaminan pun masih ditahan oleh pihak pemberi pinjaman, sehingga proses persetujuan pun lebih mudah.

4. Menurunkan Bunga Pinjaman

Alasan utama seseorang dalam melakukan refinancing adalah ingin menurunkan beragam biaya. Untuk melakukannya, maka memerlukan refinancing pinjaman dengan bunga yang lebih kecil.

Terdapat beberapa syarat untuk bisa memperoleh bunga pinjaman yang rendah, salah satunya adalah memiliki skor kredit yang baik. Umumnya, suku bunga yang lebih rendah bisa menghasilkan biaya bunga yang lebih rendah.

Hal tersebut akan menghasilkan penghematan yang besar selama proses peminjaman berlangsung. Terlebih lagi bila Anda mempunyai pinjaman dalam jangka waktu yang panjang dan juga berjumlah besar.

5. Mengubah Jangka Waktu Pinjaman

Anda bisa memperpanjang jangka waktu pembayaran untuk tujuan memperkecil angsuran. Namun hal tersebut bisa meningkatkan beban biaya bunga. Nah pada refinancing, anda bisa melakukan refinancing dengan jangka waktu yang lebih pendek.

Misalnya, Anda ingin melakukan refinancing pembiayaan kredit rumah dari yang sebelumnya 25 tahun menjadi 15 tahun. Konsekuensinya, Anda harus membayar cicilan lebih tinggi, namun dengan suku bunga yang lebih rendah.

6. Konsolidasi Hutang

Konsolidasi utang adalah suatu upaya dalam menggabungkan beberapa pinjaman tanpa agunan menjadi satu jenis pinjaman dengan nilai yang lebih besar. Bila saat ini Anda mempunyai banyak pinjaman, maka Anda bisa menggabungkan semuanya menjadi satu.

Terlebih lagi bila pinjaman tersebut memperoleh suku bunga yang rendah. Sehingga, Anda bisa lebih fokus dalam melunasi pinjaman.

7. Mengubah Jenis Pinjaman

Jenis pinjaman yang menggunakan suku bunga variabel bisa menyebabkan pembayaran cicilan menjadi lebih fluktuatif karena suku bunganya yang terus berubah-ubah. Sehingga, Anda bisa beralih ke jenis pinjaman yang mempunyai suku bunga tetap.

Pinjaman suku bunga tetap akan memberikan perlindungan bila saat ini suku bunga rendah namun diprediksi meningkat. Sehingga, Anda bisa mendapatkan jumlah pembayaran bulanan yang lebih pasti.

Baca juga: Apa itu Manajemen Piutang? Ini Pengertian dan Manfaatnya untuk Perusahaan!

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang refinancing. Jadi, refinancing adalah cara pelunasan ataupun pembayaran pinjaman dengan mengajukan pinjaman baru, namun dengan bunga yang lebih kecil.

Untuk melakukannya, Anda harus bisa mengelola keuangan dengan baik, terutama jika saat ini Anda adalah seorang pebisnis. Nah, agar bisa #lebihbaik dalam mengelola keuangan, Anda bisa menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Kenapa? Karena dengan menggunakan Accurate Online Anda bisa mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan yang akan membantu Anda dalam mengelola keuangan.

Selain itu, fitur tersebut juga sudah terintegrasi dengan fitur luar biasa lain. Sehingga akan lebih memudahkan Anda dalam mengembangkan dan mengelola bisnis secara menyeluruh.

Tertarik menggunakan Accurate Online? Ayo coba dan gunakan Accurate Online sekarang juga selama 30 hari gratis dengan klik tautan gambar di bawah ini.

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia