Apa itu Sistem Pemrosesan Transaksi? Apa Peran Pentingnya untuk Bisnis?

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa setiap bisnis mempunyai berbagai kegiatan yang melibatkan transaksi. Hal tersebut tentunya akan sangat penting sekali karena berkaitan langsung dengan kondisi finansial di dalam suatu perusahaan. Kesalahan yang ada ketika menghitung atau melakukan transaksi tentu akan merugikan bisnis, untuk itu, diciptakanlah sistem pemrosesan transaksi.

Sistem pemrosesan transaksi atau transaction processing system (TPS) dibuat untuk mengelola transaksi dalam jumlah yang besar secara efektif dan efisien. Untuk itu, Anda harus mempertimbangkan menggunakan teknologi ini.

Apa itu Sistem Pemrosesan Transaksi

Berdasarkan laman Wikipedia, Transaction Processing System (TPS) atau sistem pemrosesan transaksi adalah suatu sistem yang digunakan untuk mencatat transaksi secara rutin harian yang mampu dihasilkan dalam kegiatan operasional bisnis.

Sistem informasi yang terkomputerisasi ini dikembangkan untuk memproses sejumlah besar data transaksi bisnis secara rutin, termasuk menghasilkan informasi keuangan yang tepat.

Selain itu, sistem ini juga mempunyai banyak sekali fungsi, seperti untuk mencatat dan memproses data yang didapat dari kegiatan transaksi, seperti di bawah ini: 

  • Membayar gaji atau upah karyawan yang banyak dikenal dengan payroll
  • Mencatat pembelian pelanggan atau order entry and processing
  • Menghasilkan invoice atau faktur
  • Mengelola persediaan barang di gudang atau inventory management
  • Mengirim produk barang dari perusahaan hingga bisa diterima oleh konsumen atau shipping
  • Mengelola database dan juga tagihan konsumen atau account receivable
  • Mengkoordinasikan pembelian barang pada konsumen atau purchasing
  • Mengelola pembayaran tagihan pada suplier atau account payable
  • Mengembalikan atau menerima barang atau retur dari pemasok ataupun pelanggan
  • Memperoleh laporan keuangan secara akurat dan bisa dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, beberapa karakteristik yang dimiliki oleh sistem pemrosesan transaksi adalah sebagai berikut:

  • Volume data yang diproses akan relatif lebih besar
  • Mempunyai kapasitas penyimpanan database yang banyak
  • Membutuhkan kecepatan pengelolaan agar data yang besar bisa diproses secara singkat
  • Pengolahan dilakukan secara periodik
  • Menggunakan sumber dan juga menghasilkan data internal
  • Komputasi yang tidak terlalu rumit
  • Dan juga terstruktur.

Baca juga: Mengenal Transaksi Digital, Jenis dan Manfaatnya untuk Bisnis

Fungsi Transaction Processing Systems (TPS)

Tujuan utama dari dibuatnya sistem ini adalah agar bisa melacak arus transaksi yang terjadi dalam suatu perusahaan. Nah beberapa fungsi dari sistem pemrosesan transaksi adalah sebagai berikut:

  • Mencatat semua transaksi yang terjadi dalam bisnis
  • Menerima, mengolah dan memperbarui database yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan.
  • Menyajikan informasi atas kegiatan operasional perusahaan secara akurat dan tepat waktu
  • Meningkatkan kecepatan performa dan juga layanan perusahaan yang berujung pada tingkat kepuasan pelanggan.

Baca juga: Apa itu Electronic Payment? Ini Pengertian dan Kelebihan di Dalamnya

Tahapan dan Cara Kerja Sistem Pemrosesan Transaksi

1. Mengumpulkan Data

Tahapan yang pertama adalah mengumpulkan semua data untuk menyelesaikan proses transaksi. Lalu, data tersebut selanjutnya akan diinput ke dalam sistem pemrosesan transaksi melalui dua cara, yaitu secara manual atau secara otomatis.

Namun harus diketahui bahwa sata transaksi harus diambil secara langsung dari sumber daya yang sebenarnya dan dicatat secara tepat waktu dan akurat.

2. Pengolahan Data

Setelah itu, data transaksi yang sudah terkumpul dan diinput akan diolah dalam Transaction Processing System (TPS) dan bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu batch processing dan online transaction processing atau OLTP

Batch Processing adalah jenis pengolahan data dimana transaksi bisnis yang sudah diakumulasi selama periode tertentu akan diproses sekaligus bersamaan. Metode ini sangat penting untuk perusahaan yang mempunyai data dalam jumlah yang banyak tapi hanya mempunyai sumber daya yang terbatas. Cara ini juga sangat pas digunakan untuk informasi yang tidak selamanya harus up to date.

Sementara itu, OLTP atau online transaction processing adalah sistem pemrosesan atau pengolahan data dimana setiap transaksi akan diproses secara real time tanpa harus menunggu transaksi selesai diakumulasi.

Online Transaction Processing (OLTP) merupakan sistem pemrosesan atau pengolahan data dimana setiap transaksi diproses secara real-time tanpa harus menunggu transaksi terakumulasi.

Baca juga: Apa itu Financial Intermediary? Ini Peran dan Manfaat Mereka!

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang sistem pemrosesan transaksi. Jadi, semakin rumit kegiatan transaksi yang berkaitan dengan akuntansi, maka pencatatan sudah tidak mungkin lagi untuk dilakukan secara manual. Untuk itu, diperlukanlah suatu sistem atau software akuntansi dari Accurate Online.

Accurate Online adalah aplikasi akuntansi berbasis website yang telah dilengkapi dengan sistem keamanan super ketat. Tampilan dashboard yang ada di dalamnya pun didesain dengan sangat menarik dan sederhana. Sehingga, siapa saja bisa menggunakan aplikasi ini tanpa memandang latar belakang akuntansi atau ekonomi.

Accurate Online juga telah terbukti #lebihbaik karena sudah dipercaya oleh ratusan ribu pebisnis di Indonesia, dari mulai bisnis UMKM hingga bisnis besar. Bahkan, Accurate Online juga telah meraih penghargaan TOP Brand Award sejak tahun 2016 hingga tahun ini.

Dengan menggunakan Accurate Online, maka semua kegiatan pencatatan transaksi yang terjadi pada bisnis Anda akan tercatat secara otomatis. Anda juga bisa memperoleh laporan arus kas, laporan neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan lebih dari 200 jenis laporan keuangan lainnya secara akurat.

Fitur tersebut juga telah terintegrasi dengan fitur bisnis luar biasa lainnya yang akan memudahkan Anda dalam mengelola persediaan barang digudang, melakukan penjualan dan pembelian barang, menyelesaikan administrasi perpajakan, dan masih banyak lagi.

Lebih menariknya lagi, dengan hanya mengeluarkan biaya akuntansi sebesar 200 ribuan perbulan, Anda bisa menikmati semua kelebihan dan fitur luar biasa dari Accurate Online.

Bahkan, Anda bisa mencobanya lebih dulu selama 30 hari gratis dengan klik tautan gambar di bawah ini.

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia