Mengenal Inferiority Complex, Perasaan Rendah Diri yang Kerap Dialami Karyawan

oleh | Feb 7, 2023

source envato.

Mengenal Inferiority Complex, Perasaan Rendah Diri yang Kerap Dialami Karyawan

Dewasa ini, sudah banyak karyawan kantor yang pernah merasakan dampak dari inferiority complex. Perasaan tersebut tentunya akan mengganggu produktivitas kerja, kualitas kerja, serta menguras energi hingga merasakan burnout.

Walaupun memang kondisi ini bisa merugikan para karyawan, namun belum banyak manajemen dan bahkan karyawan itu sendiri yang mengetahui ciri-ciri serta dampaknya.

Untuk itu, pada kesempatan kali ini kami akan memberikan sedikit pengetahuan tentang inferiority complex dan cara dalam menghadapinya.

Apa itu Inferiority Complex?

Dilansir dari laman American Psychological Association, inferiority complex yang bila diterjemahkan menjadi kompleks inferioritas, adalah sebuah kondisi psikis yang terjadi karena adanya rasa tidak cukup atau insecure yang berasal dari adanya kekurangan fisik ataupun psikologis aktual ataupun yang dibayangkan.

Perasaan yang satu ini bisa menimbulkan ekspresi seperti takut dan juga malu-malu, sampai kompensasi yang berlebihan dari persaingan dan juga agresi

Jadi pada intinya, inferiority complex adalah suatu perasaan yang timbul dalam menampilkan bahwa kualitas dari seseorang dirasa belum maksimal dan bahkan kalah dari orang lain.

Antonim dari inferiority complex ini adalah superiority complex, yang mana seseorang mempunyai pendapat yang berlebihan terkait kemampuan dan pencapaiannya.

Inferiority complex ini sering kali berkembang pada masa anak-anak karena adanya pengalaman yang tidak valid, atau dibesarkan dalam keluarga yang kurang suportif, sehingga seseorang lebih merasa rendah atau tidak cukup baik.

Nah, karena inferiority complex ini dibentuk dari dalam alam bawah sadar setiap individu, maka perasaan ini bentuknya bisa berbeda-beda lagi dalam setiap orang. Tapi, masih ada beragam gejala umum yang memang harus diwaspadai, seperti rasa rendah diri dan stress yang berkelanjutan.

Baca juga: Apa itu Kemampuan Kolaborasi? Ini Pengertian dan 9 Jenisnya!

Lantas, Kenapa Inferiority Complex Ini Bisa Terjadi di Tempat Kerja?

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, inferiority complex adalah suatu kondisi psikis yang telah lama mengganggu kesehatan mental setiap karyawan. Hal ini cukup sering terjadi di tempat kerja dan terjadi dalam beberapa  hari atau minggu pertama bergabung di perusahaan baru.

Namun, kenapa inferiority complex ini bisa terjadi di tempat kerja?

Menurut laman Cleverism, hal tersebut terjadi karena seorang pekerja sering membandingkan kualitas mereka dengan rekan kerja dan juga atasannya.

Walaupun memang membandingkan diri dengan keberhasilan orang lain adalah hal yang lumrah dan manusiawi. Namun, persaingan yang sehat juga tetap dibutuhkan karena bisa membuat karyawan bersedia untuk bekerja lebih keras serta membantu mereka dalam mencapai ekspektasi perusahaan secara baik.

Tapi, masalah yang kerap hadir adalah saat pekerja tidak lagi bisa menghilangkan rasa rendah diri, bahkan setelah satu ataupun dua bulan bekerja di perusahaan barunya.

Jika hal ini terus dibiarkan, maka inferiority complex yang dirasakan tidak hanya lagi suatu fase, tapi sudah menjadi gangguan mental yang menjadi bagian dari kepribadian dari karyawan tersebut.

Baca juga: Peran Penting Faktor Ergonomi dalam Lingkungan Kerja

Ciri-Ciri Mengalami Inferiority Complex

Ketika Anda mendengar tentang inferiority complex, mungkin yang sering terlintas di pikiran Anda adalah rasa rendah diri. Tapi, ternyata masih ada banyak ciri lain dari orang yang merasakan inferiority complex.

Berdasarkan laman Everyday Health, beberapa ciri tersebut adalah sebagai berikut:

  • Merasa insecure, tidak berharga dan juga tidak puas
  • Memisahkan diri dari berbagai kegiatan sehari-hari dan kegiatan sosial
  • Membandingkan diri dengan kemampuan yang dimiliki orang lain
  • Merasa gugup, frustasi, ataupun agresi karena adanya persaingan
  • Terjadi gejala insomnia
  • Tidak bisa menyelesaikan tugas
  • Terjadi tanda-tanda depresi, cemas, atau gangguan mental lain.

Baca juga: Cara Menciptakan Sense of Belonging Pada Karyawan di Dalam Bisnis Anda

Lalu, Bagaimana Cara Mengatasi Inferiority Complex?

Setelah mengetahui pengertian dan ciri-ciri gejalanya, maka saat ini Anda harus mengetahui cara terbaik dalam mengatasi inferiority complex.

Pasalnya, kondisi ini bisa mengganggu ini bisa dirasakan tanpa disadari. Disadur dari laman Psychreg, beberapa tips ampuh dalam mengatasi inferiority complex adalah sebagai berikut:

1. Self Care

Cara pertama yang harus Anda lakukan saat merasakan inferiority complex adalah menerapkan kebiasaan self care di rumah maupun di kantor.

Caranya pun cukup sederhana, Anda bisa mulai memberikan apresiasi pada pekerjaan yang sudah Anda selesaikan. Lalu, berhentilah untuk membandingkan diri dengan kemampuan rekan kerja And dan mulailah membenahi diri

2. Hindari Rekan Kerja yang Toxic

Di tempat kerja, terkadang Anda akan menemukan orang yang tidak suportif dan selalu membentuk persaingan dengan cara yang tidak sehat. Agar kondisi psikis Anda tetap sehat, hindarilah rekan kerja yang toxic dan dekatkanlah diri Anda dengan mereka yang lebih suportif.

3. Jangan Hiraukan Pendapat Orang Lain

Cara terakhir dalam mengatasi inferiority complex adalah dengan tidak menanggapi pendapat atau opini dari orang lain tentang Anda. Pisahkanlah diri dari opini orang lain. Karena, pendapat Anda lah yang pada akhirnya paling penting.

Ketika Anda sudah merasa nyaman dengan diri sendiri, maka orang lain pun akan merasa nyaman dengan Anda.

Baca juga: Support System dan Peran Pentingnya di Lingkungan Kerja

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang inferiority complex. Pada intinya, merasa kurang puas dan insecure merupakan salah satu hal alamiah dan sangatlah manusiawi. Walaupun begitu, Anda sebagai pebisnis harus terus bisa menjaga kesehatan mental karyawan Anda agar mereka bisa merasa hidup sejahtera.

Nah, Anda bisa memulainya dengan menyediakan fasilitas yang bisa meningkatkan performa kerja mereka, seperti dengan menyediakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Aplikasi ini telah terbukti #lebihbaik karena sudah dipercaya oleh ratusan ribu pebisnis di Indonesia dan telah berhasil meraih penghargaan TOP Brand Award sejak tahun 2016.

Dengan menggunakan Accurate Online, karyawan, terutama mereka yang berada di dalam divisi finansial, bisa mencatat dan mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara akurat.

Laporan tersebut juga telah terintegrasi dengan fitur lain, sehingga akan semakin memudahkan Anda dalam mengelola dan mengembangkan bisnis secara lebih baik.

Jadi tunggu apa lagi? Ayo gunakan Accurate Online juga dengan klik tautan gambar di bawah ini.

marketingmanajemenbanner
sidebarPromo
Anggi
Seorang wanita lulusan sarjana manajemen bisnis dan akuntansi yang hobi menulis blog tentang manajemen bisnis secara spesifik.

Artikel Terkait