Apa itu Prive? Karakteristik, Fungsi, Rumus, Cara Hitung

Diterbitkan: 26 Feb 2021 | Diperbarui: 14 Jan 2026 | Ditulis oleh: Ibnu Ismail
Apa itu Prive? Karakteristik, Fungsi, Rumus, Cara Hitung

Poin penting


  • Prive adalah penarikan uang atau aset bisnis oleh pemilik untuk keperluan pribadi yang dicatat sebagai pengurang modal, bukan sebagai biaya usaha.

 

  • Pencatatan prive bertujuan memisahkan keuangan pribadi dan bisnis agar modal, ekuitas, dan laporan keuangan tetap akurat dan transparan.

 

  • Akun prive bersifat sementara, bukan akun biaya, dan digunakan untuk mencatat penarikan modal pemilik yang mengurangi ekuitas usaha.

 

  • Prive dihitung dari selisih modal akhir dengan total modal awal ditambah laba bersih, di mana hasil negatif menunjukkan jumlah penarikan pribadi.

Mencatat setiap pengeluaran tunai, seperti prive dalam bisnis adalah suatu keharusan karena alasan yang jelas.

Jika Anda tidak melacak dan mencatat setiap pengeluaran dan menerapkan pedoman ketat terkait penggunaannya, bisnis Anda dapat kehilangan keuntungan dalam nilai besar dalam waktu singkat, hal ini juga berlaku jika Anda mengambil prive dalam bisnis.

Namun apa itu arti prive dan bagaimana cara mencatatnya? Pada artikel ini kita akan membahas mengenai prive secara lengkap dan cara mencatatnya pada proses pembukuan Anda.

Apa itu prive?

Prive adalah pengambilan uang atau aset perusahaan oleh pemilik usaha untuk keperluan pribadi.

Transaksi ini umum terjadi pada usaha perseorangan dan badan usaha kemitraan, sementara pada perusahaan besar biasanya dikenal sebagai distribusi kepada pemilik.

Saat pemilik menarik dana dari bisnisnya, uang tersebut diambil dari modal atau ekuitas pemilik, bukan dari beban operasional perusahaan.

Hal ini wajar karena pemilik memiliki hak atas sebagian modal perusahaan, sehingga penarikan tersebut dianggap sebagai pengurangan modal.

Dalam pencatatan akuntansi, transaksi prive dicatat dengan mendebit akun prive (penarikan pemilik) dan mengredit akun kas.

Akun prive bersifat sementara dan akan ditutup ke akun modal pemilik pada akhir periode akuntansi.

Dengan memahami konsep prive, pemilik usaha dapat membedakan antara keuangan pribadi dan keuangan bisnis, sehingga laporan keuangan tetap rapi dan akurat.

Agar pencatatan prive dan transaksi keuangan lainnya lebih rapi, akurat, dan mudah dipantau, Anda bisa menggunakan Accurate Online.

Software akuntansi Accurate Online berbasis cloud ini membantu mencatat prive secara mudah, menyajikan laporan keuangan real-time, dan memudahkan pengelolaan modal usaha.

Coba Accurate Online gratis selama 30 hari dan rasakan kemudahan mengelola keuangan bisnis Anda dengan lebih profesional!

Baca juga: Laporan Keuangan: Pengertian, Jenis, dan, Tujuannya Untuk Bisnis Anda

Mengapa prive harus dicatat?

Akun prive memiliki peran penting dalam pencatatan keuangan, terutama pada usaha perseorangan dan kemitraan.

Berikut beberapa fungsi utama pencatatan akun prive yang perlu Anda pahami:

1. Memisahkan keuangan bisnis dan pribadi

Pencatatan prive membantu memisahkan penggunaan aset bisnis dengan kebutuhan pribadi pemilik.

Dengan pemisahan ini, keuangan usaha menjadi lebih rapi dan tidak tercampur dengan pengeluaran pribadi.

2. Menjaga akurasi modal usaha

Setiap penarikan aset, baik berupa uang tunai maupun barang, akan mengurangi modal pemilik.

Akun prive memastikan pengurangan modal tercatat dengan benar sehingga nilai ekuitas tetap akurat.

3. Mencatat penarikan aset secara lengkap

Prive tidak hanya mencakup penarikan uang, tetapi juga aset lain seperti peralatan atau barang dagangan dari persediaan.

Pencatatan akun prive membantu mencatat seluruh jenis penarikan aset secara sistematis.

4. Mendukung laporan keuangan yang lebih transparan

Dengan mencatat prive secara terpisah, laporan keuangan dapat menunjukkan kondisi bisnis yang sebenarnya tanpa bias akibat penggunaan aset untuk kepentingan pribadi.

5. Memudahkan evaluasi kinerja bisnis

Karena prive tidak dicatat sebagai biaya operasional, pencatatan yang tepat membantu pemilik menilai kinerja usaha secara objektif berdasarkan aktivitas bisnis yang sesungguhnya.

6. Memenuhi prinsip akuntansi yang benar

Pencatatan akun prive membantu usaha perseorangan dan kemitraan menerapkan prinsip akuntansi yang baik, terutama dalam menjaga konsistensi dan kejelasan pencatatan modal.

Baca juga: Pengertian Aset: Jenis, Sifat, Peran, dan Contohnya

Karakteristik akun prive dalam akuntansi

Akun prive memiliki peran khusus dalam pencatatan keuangan, terutama untuk memisahkan keuangan bisnis dan kebutuhan pribadi pemilik.

Agar tidak keliru dalam pencatatan, berikut beberapa karakteristik penting akun prive yang perlu dipahami:

1. Mencatat penarikan modal untuk keperluan pribadi

Akun prive digunakan untuk mencatat setiap penarikan modal oleh pemilik usaha, baik berupa uang tunai maupun aset lainnya.

Dengan adanya akun ini, pemilik dapat mengetahui berapa besar modal bisnis yang telah digunakan untuk kepentingan pribadi dan memastikan saldo modal tetap terkontrol.

2. Bersifat sementara (Tidak permanen)

Pada akhir periode akuntansi, saldo akun ini akan ditutup dan dipindahkan ke akun modal atau ekuitas pemilik.

Di periode berikutnya, akun prive digunakan kembali dari awal untuk mencatat penarikan baru.

3. Bukan termasuk akun biaya

Meski menyebabkan berkurangnya kas atau aset bisnis, akun prive bukanlah biaya operasional.

Penarikan ini tidak dicatat dalam laporan laba rugi karena tidak berkaitan dengan aktivitas usaha, melainkan sebagai pengurang ekuitas pemilik di neraca.

4. Mengurangi modal, bukan keuntungan usaha

Transaksi prive tidak memengaruhi laba atau rugi bisnis, dampaknya hanya pada berkurangnya modal pemilik, sehingga keuntungan usaha tetap dihitung murni dari aktivitas operasional perusahaan.

5. Umum digunakan pada usaha perseorangan dan kemitraan

Akun prive biasanya digunakan pada usaha perseorangan dan kemitraan, di mana pemilik dan bisnis belum dipisahkan secara hukum.

Pada perusahaan berbadan hukum, mekanisme penarikan dana pribadi dilakukan melalui skema lain, seperti dividen atau gaji.

Baca juga: Buku Besar Umum: Pengertian, Manfaat, dan Cara Mengelolanya

Cara mencatat akun prive dalam akuntansi

Pencatatan akun prive dilakukan saat pemilik usaha menarik uang atau aset bisnis untuk keperluan pribadi.

Karena penarikan ini mengurangi modal pemilik, maka pencatatannya juga langsung berdampak pada ekuitas.

Entri jurnal akuntansi untuk prive

Secara umum, pencatatan transaksi prive dilakukan dengan:

  • Debit pada akun Prive
  • Kredit pada akun Kas atau aset lain yang ditarik

Pola ini mencerminkan bahwa aset bisnis berkurang dan pada saat yang sama modal pemilik juga ikut berkurang.

Posisi akun prive di neraca

Akun prive termasuk dalam kelompok akun kontra ekuitas. Artinya, akun ini ditampilkan sebagai pengurang pada sisi ekuitas di neraca.

Namun, akun prive tidak berdiri permanen. Pada akhir periode akuntansi, saldo akun prive akan ditutup dan dipindahkan ke akun modal pemilik sehingga total ekuitas mencerminkan kondisi yang sebenarnya.

Baca juga: Langkah Awal Menggunakan Software Akuntansi untuk Pembukuan Bisnis

Bagaimana cara menghitung prive?

Prive dapat dihitung dari perubahan modal pemilik selama satu periode akuntansi dengan rumus berikut:

Prive = Modal Akhir – (Modal Awal + Laba Bersih)

Jika hasil perhitungan bernilai negatif, maka nilai tersebut menunjukkan jumlah dana yang ditarik pemilik untuk keperluan pribadi (prive).

Sedangkan jika bernilai nol, berarti tidak ada penarikan modal selama periode tersebut.

Contoh cara menghitung prive

Misalkan usaha CV Maju Bersama memiliki data keuangan berikut:

Modal awal: Rp200.000.000
Laba bersih selama periode berjalan: Rp60.000.000
Modal akhir tercatat: Rp215.000.000

Maka perhitungan prive dilakukan sebagai berikut:

Prive = Modal akhir – (Modal awal + laba bersih)
Prive = Rp215.000.000 – (Rp200.000.000 + Rp60.000.000)
Prive = Rp215.000.000 – Rp260.000.000
Prive = Rp –45.000.000

Hasil perhitungan menunjukkan nilai negatif sebesar Rp45.000.000, yang berarti pemilik usaha telah melakukan penarikan modal (prive) sebesar Rp45.000.000 untuk keperluan pribadi selama periode tersebut.

Baca juga: Pentingnya Mengetahui Keuntungan Bisnis Berdasarkan Laporan Keuangan

Contoh transaksi prive dalam kegiatan usaha

Prive dapat terjadi dalam berbagai bentuk, tidak selalu berupa penarikan uang tunai.

Selama pemilik menggunakan aset atau dana perusahaan untuk kepentingan pribadi, transaksi tersebut termasuk prive.

Beberapa contoh yang sering terjadi antara lain:

1. Penarikan dana usaha untuk kebutuhan pribadi

Pemilik usaha mengambil sejumlah uang dari rekening atau kas perusahaan untuk membiayai pengeluaran pribadi, seperti membayar cicilan rumah atau kebutuhan rumah tangga.

2. Pemanfaatan aset perusahaan untuk kepentingan non-bisnis

Aset milik perusahaan, misalnya kendaraan operasional, digunakan oleh pemilik untuk aktivitas pribadi seperti bepergian di luar kepentingan usaha.

3. Pembayaran belanja pribadi melalui keuangan perusahaan

Pemilik melakukan pembelian barang atau jasa pribadi, seperti gadget atau perlengkapan rumah, dengan menggunakan dana perusahaan.

FAQ seputar prive

1. Prive masuk akun apa dalam akuntansi?

Prive dicatat dalam akun prive yang termasuk kelompok akun ekuitas (modal pemilik).

Akun ini berfungsi sebagai akun kontra ekuitas karena digunakan untuk mencatat penarikan modal oleh pemilik usaha untuk keperluan pribadi.

2. Prive termasuk debit atau kredit?

Prive dicatat di sisi debit. Saat pemilik menarik uang atau aset dari bisnis, akun prive didebit karena penarikan tersebut mengurangi modal pemilik.

3. Apakah prive dikenakan pajak?

Tidak secara langsung, prive bukan merupakan objek pajak karena penarikan tersebut bukan penghasilan baru, melainkan pengambilan kembali modal milik pemilik usaha sendiri.

4. Apakah prive termasuk utang?

Tidak, prive bukan merupakan utang perusahaan kepada pemilik.

Baca juga: Mengenal Pengertian dan Perbedaan Hutang Piutang dalam Akuntansi

Kesimpulan

Prive adalah hal yang wajar dalam bisnis, tetapi pencatatannya tidak boleh diabaikan.

Dengan memahami apa itu prive, tujuan pencatatannya, hingga cara menghitung dan mencatatnya dengan benar, pemilik usaha dapat menjaga keuangan bisnis tetap rapi, transparan, dan terpisah dari kebutuhan pribadi.

Agar pencatatan prive dan seluruh transaksi keuangan bisnis lebih mudah, akurat, dan terkontrol, Anda bisa menggunakan software akuntansi Accurate Online.

Melalui sistem terintegrasi, setiap penarikan modal, laporan keuangan, hingga posisi ekuitas dapat dipantau secara real-time tanpa pencatatan manual yang rumit.

Coba Accurate Online gratis selama 30 hari dengan klik banner di bawah ini dan rasakan kemudahan mengelola keuangan bisnis secara profesional!

akuntansifooter-copy

Efisiensi Bisnis dengan Satu Aplikasi Praktis!

Konsultasikan kebutuhan bisnismu dengan tim kami.

Jadwalkan Konsultasi
artikel-sidebar

Download E-Book Mengenal Kewajiban Pajak Perusahaan

Hindari masalah pajak dengan pahami pajak perusahaan di ebook ini!

Ibnu Ismail
Berawal dari hobi berkembang hingga profesi, tak sekedar fokus menulis di bidang ekonomi dan keuangan, saat ini Saya juga menggeluti SEO dan SEM secara lebih mendalam.

Artikel Terkait