Apa itu Open Order? Kelebihan, Kekurangan, dan Contohnya

Diterbitkan: 25 Jun 2026 | Ditulis oleh: Ibnu Ismail

Poin Penting


  • Open order adalah kondisi ketika penjual sedang membuka dan menerima pesanan yang dapat langsung diproses setelah order masuk.

 

  • Sistem open order banyak digunakan oleh bisnis kuliner, retail, jasa, hingga toko online karena memudahkan pelanggan melakukan pemesanan kapan saja selama periode penjualan dibuka.

 

  • Keunggulan open order antara lain meningkatkan peluang penjualan, mempercepat transaksi, dan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik.

 

Masih banyak orang yang mengira open order sama dengan pre order (PO), padahal keduanya memiliki arti yang berbeda.

Secara sederhana, open order artinya penjual sedang membuka dan menerima pembelian, serta produk yang dijual sudah tersedia atau siap diproses setelah pesanan masuk.

Istilah ini banyak digunakan dalam bisnis online, restoran, bakery, hingga usaha rumahan untuk menginformasikan bahwa pelanggan bisa langsung melakukan pemesanan tanpa harus menunggu jadwal tertentu.

Lalu, sebenarnya apa itu open order, apa bedanya dengan pre order, serta apa saja kelebihan dan kekurangannya bagi bisnis? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa itu open order?

Open order adalah kondisi ketika penjual sedang membuka dan menerima pesanan dari pelanggan, serta produk atau layanan tersebut sudah tersedia untuk langsung diproses setelah pesanan masuk.

Dalam praktik bisnis, istilah open order digunakan untuk menunjukkan bahwa pelanggan dapat melakukan pemesanan pada saat itu juga tanpa perlu menunggu jadwal tertentu.

Misalnya, sebuah restoran membuka layanan pemesanan mulai pukul 08.00 hingga 22.00.

Selama periode tersebut berlangsung, restoran berada dalam kondisi open order sehingga pelanggan dapat melakukan pemesanan kapan saja selama jam operasional.

Perlu diketahui bahwa open order berbeda dengan pre order atau PO.

Pada sistem open order, produk umumnya sudah tersedia atau dapat langsung diproses setelah pesanan diterima.

Sementara pada sistem pre order, pelanggan melakukan pemesanan terlebih dahulu dan harus menunggu proses produksi atau pengiriman sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Karena itu, open order sering dianggap sebagai metode penjualan yang lebih cepat dan praktis, baik bagi pelanggan maupun pelaku usaha.

Baca juga: Dine In vs Take Away: Mana yang Lebih Menguntungkan?

Kelebihan open order

Sistem open order memiliki sejumlah keuntungan yang membuatnya banyak digunakan oleh berbagai jenis bisnis.

1. Pelanggan bisa langsung melakukan pemesanan

Salah satu keunggulan terbesar open order adalah pelanggan tidak perlu menunggu pembukaan pesanan di waktu tertentu.

Selama status bisnis masih open order, pelanggan dapat langsung melakukan transaksi dan memperoleh produk yang diinginkan dengan lebih cepat.

2. Meningkatkan peluang penjualan

Semakin lama periode open order dibuka, semakin besar pula peluang bisnis mendapatkan pesanan dari pelanggan baru maupun pelanggan lama.

Hal ini membuat bisnis memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan omzet penjualan.

3. Memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik

Pelanggan cenderung menyukai proses pembelian yang cepat dan sederhana.

Dengan sistem open order, pelanggan tidak perlu menunggu daftar tunggu atau jadwal pembukaan pesanan berikutnya sehingga pengalaman berbelanja menjadi lebih nyaman.

4. Mempercepat perputaran produk

Karena pesanan dapat langsung diproses, produk dapat lebih cepat terjual dan dikirim kepada pelanggan.

Hal ini membantu mempercepat perputaran stok dan arus kas bisnis.

5. Memudahkan operasional harian

Bagi bisnis yang memiliki stok siap jual, open order memungkinkan operasional berjalan secara konsisten tanpa harus menunggu periode penjualan tertentu.

6. Cocok untuk berbagai jenis bisnis

Sistem open order dapat diterapkan pada berbagai sektor usaha, mulai dari restoran, bakery, coffee shop, toko retail, bisnis online, jasa percetakan, hingga layanan profesional.

Baca juga: Customer Experience: Manfaat, Faktor, Strategi, Contoh

Kekurangan open order

Meskipun memiliki banyak keuntungan, sistem open order juga memiliki beberapa tantangan yang perlu diperhatikan.

1. Risiko orderan menumpuk

Ketika jumlah pesanan meningkat secara signifikan, bisnis dapat mengalami kesulitan dalam memenuhi seluruh permintaan pelanggan tepat waktu.

Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini berpotensi menimbulkan keterlambatan pelayanan.

2. Membutuhkan pengelolaan pesanan yang rapi

Semakin banyak pesanan yang masuk, semakin tinggi pula risiko kesalahan pencatatan.

Pesanan yang terlewat, salah input, atau tertukar dapat berdampak pada kepuasan pelanggan.

3. Membutuhkan ketersediaan stok yang memadai

Karena pelanggan mengharapkan pesanan segera diproses, bisnis perlu memastikan stok barang atau bahan baku selalu tersedia.

Jika stok habis secara tiba-tiba, pelanggan bisa kecewa dan membatalkan pembelian.

4. Potensi human error lebih tinggi

Bisnis yang masih mencatat pesanan secara manual berisiko mengalami kesalahan saat volume order meningkat, terutama ketika pesanan datang dari banyak channel sekaligus.

5. Sulit dipantau tanpa sistem yang tepat

Ketika pesanan masuk melalui WhatsApp, marketplace, media sosial, website, dan aplikasi delivery secara bersamaan, pemantauan order dapat menjadi lebih kompleks jika tidak didukung sistem yang terintegrasi.

Baca juga: Cara Daftar GoFood untuk Usaha Rumahan, Lengkap + Syaratnya

Contoh open order dalam bisnis

Agar lebih mudah dipahami, berikut beberapa contoh penerapan open order dalam berbagai jenis usaha.

1. Open order restoran

Restoran membuka layanan pemesanan selama jam operasional berlangsung.

Pelanggan dapat melakukan dine in, takeaway, maupun delivery tanpa harus menunggu jadwal khusus.

2. Open order bakery dan toko kue

Bakery mengumumkan bahwa produk roti, kue ulang tahun, atau dessert tertentu tersedia untuk dipesan dan langsung diproses selama stok masih ada.

3. Open order coffee shop

Coffee shop menerima pesanan minuman secara langsung di outlet maupun melalui aplikasi delivery seperti GrabFood dan GoFood selama jam operasional.

4. Open order toko online

Pemilik toko online membuka penerimaan pesanan produk yang sudah tersedia dan siap dikirim tanpa sistem pre order selama masih dari jam operasional toko.

5. Open order percetakan

Bisnis percetakan menerima pesanan banner, brosur, kartu nama, dan kebutuhan cetak lainnya yang dapat langsung diproses setelah pembayaran diterima.

Baca juga: Mengenal Arti Orderan dalam Bisnis dan Cara Mengelolanya

Kelola open order lebih mudah dengan Aplikasi Kasir Accurate POS

accurate.id cover youtube HomePage APOS

Semakin banyak order yang masuk, semakin penting bagi bisnis untuk memiliki sistem yang mampu membantu pencatatan dan pengelolaan pesanan secara terorganisir.

Mengandalkan pencatatan manual sering kali membuat pesanan terlewat, proses pelayanan menjadi lebih lambat, dan laporan penjualan sulit dipantau secara akurat.

Untuk mengatasi hal tersebut, Anda dapat menggunakan Accurate POS.

Accurate POS merupakan aplikasi kasir berbasis cloud yang membantu bisnis mencatat, memproses, dan memantau order secara real-time dalam satu sistem terintegrasi.

Pesanan dari pelanggan dapat tercatat lebih rapi sehingga risiko kesalahan pencatatan dapat diminimalkan.

Selain itu, Accurate POS juga dilengkapi berbagai fitur pendukung seperti manajemen meja, manajemen pemesanan, pembayaran digital, laporan penjualan, hingga integrasi delivery order.

Dengan sistem yang lebih terorganisir, bisnis dapat mengelola open order secara lebih cepat, akurat, dan profesional tanpa khawatir ada pesanan yang terlewat.

Coba Accurate POS sekarang dan rasakan kemudahan mengelola orderan bisnis dalam satu aplikasi terintegrasi!

aplikasi-kasirfooter-copy
Side Banner Blog APOS
Side Banner Blog Bliss
Ibnu Ismail
Berawal dari hobi berkembang hingga profesi, tak sekedar fokus menulis di bidang ekonomi dan keuangan, saat ini Saya juga menggeluti SEO dan SEM secara lebih mendalam.

Artikel Terkait

Mau Bisnis Lancar
dan #lebihbaik?

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda sekarang dan mulai jualan lebih mudah bersama aplikasi kasir Accurate POS.

lifestyle-business-people-using-laptop-computer-office-desk