Nilai Pasar: Pengertian, Pernyataan, Cara Hitung dan Pendekatannya

oleh | Mei 15, 2024

source envato.

Nilai Pasar: Pengertian, Pernyataan, Cara Hitung dan Pendekatannya

Apa itu sesuatu yang berharga? Bagaimana harga ditentukan? Apakah harga sama dengan nilai?

Dalam artikel ini Anda akan belajar tentang nilai pasar dan cara menentukannya.

Berikut adalah pembahasan lengkap mengenai nilai pasar, pendekatan dan cara hitung dalam menentukan nilai pasar yang mungkin akan membantu Anda.

Apa itu Nilai Pasar?

Nilai pasar atau market value biasanya digunakan untuk menggambarkan berapa nilai aset atau perusahaan di pasar keuangan.

Nilai pasar ditentukan bersama oleh pelaku pasar dan digunakan secara bergantian untuk kapitalisasi pasar ketika berhadapan dengan aset dan perusahaan.

Market value dapat berubah dari waktu ke waktu berdasarkan perubahan dalam sentimen pasar, kinerja perusahaan, dan faktor-faktor lainnya.

Semisal dalam hal properti, nilai pasar mencerminkan harga yang mungkin diperoleh dari penjualan properti di pasar yang bebas dan terbuka.

Baca juga: Market Value: Pengertian dan 5 Cara Mudah Mengetahuinya

Fungsi Nilai Pasar

Nilai pasar memiliki beberapa fungsi dan kegunaan yang penting dalam konteks ekonomi dan keuangan, berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Penentuan Nilai Aset

Nilai pasar digunakan untuk menentukan nilai aktual dari aset atau investasi.

Hal tersebut membantu para investor, perusahaan, dan lembaga keuangan untuk menilai aset-aset mereka dengan akurat.

2. Penilaian Investasi

Nilai pasar digunakan dalam penilaian investasi. Para investor mempertimbangkan nilai pasar saham, obligasi, atau properti saat membuat keputusan investasi.

3. Penilaian Perusahaan

Nilai pasar saham merupakan salah satu faktor penting dalam menilai nilai perusahaan secara keseluruhan.

Hal ini penting dalam penilaian perusahaan untuk tujuan merger, akuisisi, atau penawaran umum perdana (IPO).

4. Pengambilan Keputusan Finansial

Nilai pasar juga digunakan dalam pengambilan keputusan finansial seperti penentuan harga jual, pengalihan kepemilikan, atau restrukturisasi keuangan.

5. Penentuan Harga Produk

Nilai pasar juga dapat mempengaruhi penetapan harga produk atau jasa.

Perusahaan dapat menggunakan informasi tentang nilai pasar untuk menetapkan harga yang kompetitif dan menguntungkan.

6. Monitoring Kinerja Pasar

Nilai pasar juga memberikan indikasi tentang kinerja pasar secara keseluruhan.

Para analis pasar dan regulator menggunakan informasi tentang nilai pasar untuk memahami tren dan perubahan dalam ekonomi dan pasar keuangan.

Dengan demikian, nilai pasar memiliki peran yang penting dalam ekonomi dan keuangan, membantu para pelaku pasar untuk membuat keputusan investasi dan finansial yang lebih baik.

Baca juga: Apa itu Harga Pasar? Dapatkan Pengertian Lengkapnya di sini!

Hubungan antara Nilai Pasar dan Harga Pasar

Di sisi lain, harga pasar mengacu pada harga di mana pertukaran barang terjadi.

harga pasar ditentukan murni oleh permintaan dan penawaran, yang berarti bahwa jumlah yang bersedia dibayar pembeli harus sama persis dengan apa yang bersedia diterima penjual.

Nilai pasar suatu barang sama dengan harga pasarnya hanya jika ada pasar yang adil.

Agar pasar dapat beroperasi di bawah kondisi yang adil atau efisien, kriteria tertentu harus dipatuhi:

1. Tidak ada kesusahan

Tak satu pun dari pihak dalam kontrak penjualan harus terburu-buru atau membutuhkan untuk menyelesaikan transaksi.

Biasanya, pembeli atau penjual yang tertekan dapat membuat keputusan yang salah yang tidak mencerminkan situasi pasar dengan benar.

2. Waktu, informasi, dan eksposur pasar yang cukup

Baik pembeli maupun penjual diberi waktu yang cukup untuk melakukan riset, memahami pasar, menganalisis alternatif, dan membuat keputusan yang tepat.

Baca juga: Pengertian Strategi Perusahaan dan Komponennya dalam Bisnis

3. Harga yang disepakati bersama

Tak satu pun dari pihak yang terlibat harus dipaksa untuk melakukan transaksi, dan harga akhir yang diputuskan harus disepakati oleh pembeli dan penjual.

Namun, pasar yang adil tidak selalu muncul dengan sendirinya.

Bagaimana Nilai Pasar Dinyatakan?

Bagaimana Nilai Pasar Dinyatakan

ilustrasi Nilai Pasar. source envato.

Nilai pasar dapat dinyatakan dalam bentuk rasio matematis yang memberikan wawasan manajemen tentang apa yang dipikirkan investor perusahaan tentang organisasi, baik saat ini maupun di masa depan.

  • Laba per Saham (EPS): EPS dihitung dengan mengalokasikan sebagian dari keuntungan perusahaan untuk setiap saham individu. EPS yang lebih tinggi menunjukkan profitabilitas yang lebih tinggi.
  • Nilai Buku per Saham: Ini dihitung dengan membagi ekuitas perusahaan dengan jumlah total saham yang beredar.
  • Nilai Pasar per Saham: Ini dihitung dengan mempertimbangkan market value perusahaan dibagi dengan jumlah total saham yang beredar.
  • Rasio Pasar/Buku: Rasio nilai pasar /buku digunakan untuk membandingkan nilai pasar perusahaan dengan nilai bukunya. Ini dihitung dengan membagi market value per saham dengan nilai buku per saham
  • Price-Earnings (P/E) Ratio: Rasio P/E adalah harga saham saat ini dibagi dengan laba per saham.

Baca juga: Cara Mudah Membuat Laporan Keuangan untuk Bisnis

Bagaimana Cara Menghitung Nilai Pasar?

Ada beberapa metode nilai pasar yang berfungsi untuk menghitung market value. Mereka adalah sebagai berikut:

1. Pendekatan pendapatan

– Arus Kas Diskontinu atau Discounted Cash Flow (DCF)

Di bawah pendekatan DCF, nilai pasar adalah fungsi dari perkiraan nilai sekarang dari arus kas masa depan dari suatu perusahaan tertentu.

Hal ini dilakukan dengan memproyeksikan arus kas masa depan, yang kemudian didiskontokan untuk mencapai nilai sekarang.

Tingkat diskonto tergantung pada suku bunga yang berlaku dan tingkat risiko yang terkait dengan bisnis yang akan dinilai.

– Metode Pendapatan Berkapitalisasi

Metode pendapatan yang dikapitalisasi digunakan untuk menghitung nilai properti penghasil pendapatan yang stabil.

Pendapatan operasional bersih yang diperoleh selama periode waktu tertentu dibagi dengan tingkat kapitalisasi, yang merupakan perkiraan potensi pengembalian investasi.

Baca juga: Perusahaan Ekstraktif, Salah Satu Badan Usaha yang Fokus Mengelola SDA

Pendekatan Aset

Di bawah metode pendekatan aset, nilai pasar wajar atau  fair market value (FMV) dihitung dengan menghitung aset dan kewajiban yang disesuaikan yang dimiliki oleh perusahaan.

Ini memperhitungkan aset tidak berwujud, aset di luar neraca, dan kewajiban yang tidak tercatat. Selisih antara FMV aset dan kewajiban adalah nilai aset bersih yang disesuaikan.

Pendekatan Pasar

– Perusahaan Terbuka Sebanding

Nilai suatu bisnis dapat dievaluasi dengan membandingkan semua bisnis yang beroperasi dengan skala yang sama di industri atau wilayah yang sama.

Setelah membentuk peer group dari perusahaan yang sebanding, rasio seperti EV/EBITDA, EV/Revenue, rasio P/E dapat dihitung.

– Transaksi Sebelumnya

Di bawah metode penilaian transaksi preseden, harga yang dibayarkan untuk perusahaan serupa dalam transaksi sebelumnya digunakan sebagai referensi.

Metode ini paling sering digunakan sebelum kesepakatan merger dan akuisisi prospektif.

Sangat penting untuk mengidentifikasi transaksi dalam industri yang sama, skala operasi yang sama, dan melibatkan jenis pembeli yang sama.

Baca juga: Whatsapp Bisnis: Fitur, Manfaat, dan Cara Membuatnya dengan Mudah Untuk Bisnis Anda

Kelebihan dan Kekurangan dari Nilai Pasar

Kelebihan nilai pasar

Nilai pasar dapat memberikan indikasi apakah saham suatu perusahaan dinilai terlalu tinggi atau rendah, tergantung pada perbedaan antara market value dan nilai wajarnya.

Trader dan investor akan sering membeli dan menjual saham berdasarkan temuan mereka.

Hal ini memungkinkan mereka untuk mengambil keuntungan dari pemutusan antara dua harga ketika pasar mengoreksi dirinya sendiri.

Kekurangan dari nilai pasar

Untuk menetapkan market value suatu saham, harus ada data historis yang dapat digunakan untuk membandingkan market value satu saham dengan yang lain.

Tanpa angka yang sebanding, nilai perusahaan bukanlah indikator yang berguna apakah pelaku pasar harus tertarik pada saham tersebut.

Harus ada tolok ukur yang digunakan untuk mengukur market value lainnya.

Baca juga: Metode Penyusutan: Pengertian, Jenis, Contoh dan Cara Menghitungnya

Perbedaan Nilai Pasar dan Nilai Wajar

Nilai pasar dan nilai wajar adalah dua konsep yang berbeda dalam dunia keuangan, meskipun keduanya sering digunakan dalam konteks penilaian aset.

Meskipun keduanya bertujuan untuk menentukan nilai aktual dari suatu aset, nilai pasar lebih bersifat aktual dan didasarkan pada harga pasar yang terlihat.

Sementara nilai wajar lebih bersifat estimatif dan melibatkan analisis yang lebih mendalam tentang berbagai faktor yang memengaruhi nilai suatu aset.

Baca juga: Apa itu Fair Value? Ini Pengertian dan Cara Menghitungnya!

Kesimpulan

Nilai pasar juga bisa menjadi ukuran yang cukup objektif, karena harga saham ditentukan oleh fluktuasi penawaran dan permintaan.

Ini berarti bahwa market value suatu aset hanya mewakili apa yang seseorang bersedia bayar untuk itu, bukan nilai intrinsiknya.

  • Market value biasanya digunakan untuk menggambarkan berapa nilai aset atau perusahaan di pasar keuangan.
  • Market value suatu barang sama dengan harga pasarnya hanya jika ada pasar yang adil.
  • Market value dapat dinyatakan dalam bentuk rasio matematis seperti rasio P/E, EPS, nilai pasar per saham, nilai buku per saham, dll.

Jika Anda adalah seorang pemilik bisnis yang membutuhkan solusi akuntansi modern untuk memudahkan proses pembukuan dan operasional bisnis secara menyeluruh, Anda bisa mencoba untuk menggunakan Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud yang sudah digunakan oleh lebih dari 20 tahun dan digunakan oleh lebih dari ratusan ribu pengguna dari berbagai jenis bisnis di Indonesia dan dengan fitur terlengkap.

Anda juga bisa menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan di bawah ini:

bisnisukmbanner

Efisiensi Bisnis dengan Satu Aplikasi Praktis!

konsultasikan kebutuhan bisnismu dengan tim kami.

Jadwalkan Konsultasi

artikel-sidebar

Natalia
Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.

Artikel Terkait