Cara Melunasi Hutang Secara Cerdas Untuk Bisnis

Saat kondisi ekonomi perusahaan sedang berjalan lambat, sebagai pebisnis Anda akan dituntut untuk bisa lebih cerdas dalam mengelola keuangan. Tujuannya adalah agar bisa meminimalisir pengeluaran dan membebani kondisi keuangan. Terlebih lagi, bila ada beban utang, Anda dituntut juga untuk mengetahui cara melunasi hutang dengan baik.

Untuk mengetahui cara melunasi hutang dengan baik, sebenarnya Anda bisa melunasinya dengan berpikir lebih tenang dan bijak. Selain itu, ada juga cara cerdas agar bisnis Anda bisa terbebas dari lilitan utang.

Lalu, bagaimana cara melunasi hutang bisnis secara cerdas? Temukan jawabannya dengan membaca artikel tentang cara melunasi hutang di bawah ini hingga selesai.

10 Cara Melunasi Hutang Untuk Bisnis

1. Berinisiatif untuk Melakukan Yard Sale

Apakah Anda tahu bahwa seluruh sampah ekstra yang ada di dalam ataupun di area perusahaan Anda adalah uang yang sedang menunggu Anda untuk bisa dicairkan?

Itu artinya, agar bisa mendapatkan uang tambahan, Anda bisa membongkar ataupun memilah beberapa aset perusahaan seperti kursi, meja, atau peralatan lainnya yang sudah tidak terpakai atau rusak dan melakukan yard sale. Tentunya, hasil dari penjualan tersebut bisa Anda jadikan sebagai tambahan untuk membayar utang bisnis yang tengah menumpuk.

2. Menyimpan Uang Kembalian

Cobalah untuk mencari kotak yang sudah tidak terpakai agar bisa Anda gunakan untuk menyimpan uang receh dari berbagai kegiatan transaksi. Nah, salah satu cara untuk melunasi utang bisnis yang menumpuk adalah tidak menganggap sepele kebiasan untuk mengumpulkan uang receh.

Caranya pun tergolong mudah, Anda hanya harus mengumpulkan semua uang receh di kotak bekas yang sudah tidak Anda gunakan. Bila sudah terkumpul, Anda bisa menggunakan uang tersebut sebagai tambahan untuk membayar utang.

Baca juga: Buku Besar Pembantu Utang: Ini Pengertian dan Contohnya!

3. Mencari Penghasilan Tambahan

Bila penghasilan bisnis Anda belum benar-benar mencukupi untuk sekedar melunasi utang yang besar, maka sekarang adalah cara yang tepat untuk bisa mencari penghasilan tambahan. Dalam hal ini, Anda bisa menjual hal lainnya untuk bisa mendapatkan uang tambahan.

4. Mencairkan Dana Tambahan dari Aset Yang Dimiliki

Tidak ada salahnya untuk memperhatikan barang ataupun harta yang sudah tidak digunakan lagi dalam bisnis Anda. Menjual berbagai barang atau menyewakan berbagai barang tersebut bisa Anda jadikan sebagai pilihan yang baik untuk memperoleh uang agar bisa mencicil utang.

Beberapa diantaranya adalah seperti, berbagai perlengkapan elektronik bekas yang sudah tidak Anda gunakan, menyewakan mobil atau motor, sampai menyewakan ruangan kosong yang sudah tidak digunakan lagi di kantor.

Selain itu, bila Anda sudah terlanjur membeli tiket perjalanan bisnis, baik itu tiket pesawat, kapal, ataupun kereta, lalu ternyata batal, Anda bisa memperoleh uang pengembalian dalam bentuk refund, walaupun mungkin ada potongan. Namun, akan jauh lebih baik lagi untuk tidak membuang uang yang tidak sia-sia.

5. Meminta Bantuan Profesional

Salah satu cara melunasi hutang bisnis yang sudah menumpuk adalah dengan meminta bantuan dari pihak yang sudah memiliki pengalaman dan jam terbang tinggi. Itu artinya, Anda bisa memanfaatkan jasa perusahaan lain yang menawarkan jasa manajemen utang.

Tapi sebelumnya, Anda harus memilih bantuan dari layanan manajemen utang yang sudah terdaftar di dalam biro yang memang terpercaya.

Terdapat beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari layanan ini, salah satu keuntungannya adalah mereka bisa membantu Anda untuk melakukan negosiasi dengan kreditur demi bisa mendapatkan pengurangan bunga sampai denda utang.

Harus Anda ketahui juga bahwa dalam beberapa kasus tertentu, program seperti ini mampu mengurangi semua jumlah pembayaran utang Anda. Termasuk juga di dalamnya membekukan biaya utang ataupun penalti utang. Selain itu, program ini juga akan membantu Anda untuk mengelola utang yang bisa memudahkan Anda dalam membayar cicilan utang per bulan sesuai dengan kemampuan bisnis Anda.

Baca juga: Pendanaan dan Hutang: Pengertian Lengkap dan Perbedaannya

6. Mengurangi pengeluaran 

Perlu Anda ketahui bahwa mengubah skema anggaran pengeluaran bisnis Anda bisa membantu Anda untuk keluar dari masalah utang yang pelik secara lebih cepat.

Contohnya, bila selama ini Anda menghabiskan sekitar 50% hingga 70% penghasilan bisnis Anda untuk kebutuhan operasional dan sisanya digunakan untuk melunasi utang. Maka cobalah untuk mengubahnya untuk menambahkan proporsi pembayaran utang menjadi lebih banyak.

Caranya, Anda bisa melakukan penghematan dan juga mengurangi biaya operasional perusahaan.

7. Melakukan Mediasi Untuk Penyelesaian Utang

Bila Anda ternyata gagal dalam menemukan solusi dengan para kreditur atau pihak pemberi pinjaman, maka mediasi perbankan dengan cara menempatkan Bank Indonesia sebagai pihak penengah yang netral bisa Anda coba lakukan.

Selaku pihak penengah yang berada pada posisi netral, Bank Indonesia akan memberikan motivasi dan juga memberikan arahan pada kedua belah pihak, baik itu pada kreditur ataupun debitur untuk bisa menyelesaikan masalah utang.

Keputusan yang diambil nantinya tentu akan bersifat win-win solution, sehingga bisa dijadikan sebagai cara yang bisa Anda coba terapkan.

8. Catat dan Rekap Seluruh Hutang

Cara melunasi hutang yang selanjutnya adalah dengan menghitung semua hutang dan mulai mencatatnya dari awal, lalu rekap lah semua tagihan hutang yang Anda miliki.

Nantinya, catatan hutang ini akan mempermudah Anda untuk melihat bunga dan juga tanggal jatuh temponya. Sehingga, Anda bisa menentukan skala prioritas hutang yang harus terlebih dahulu Anda lunasi.

Tips untuk melunasi hutang berdasarkan rekapan adalah dengan melunasi hutang yang memiliki nominal paling rendah. Setelahnya, Anda bisa melunasi utang yang memiliki suku bunga paling besar. Selanjutnya, bila kedepannya nanti Anda ingin mengambil utang, cobalah untuk mengambil utang cicilan dengan suku bunga yang lebih cenderung stabil.

Baca juga: Mengenal Pengertian dan Perbedaan Hutang Piutang dalam Akuntansi

9. Sesuaikan Gaya Hidup

Bila Anda sudah membuat rekapan hutang, cara melunasi hutang yang selanjutnya adalah dengan cara memangkas gaya hidup. Jika selama ini perusahaan Anda gemar membelanjakan untuk untuk membeli perlengkapan yang lebih bermerk, saat ini cobalah untuk mengurangi kegiatan tersebut.

Cobalah untuk mengubah pola hidup perusahaan Anda menjadi lebih sederhana, seperti dengan membatasi volume belanjaan, mengurangi kegiatan entertainment, dan beralih dengan menggunakan produk lokal yang lebih terjangkau.

Bila Anda sudah memangkas hal tersebut, cobalah untuk mengelola anggaran keuangan Anda secara baik.

10. Hindari Kebiasaan ‘Gali Lubang, Tutup Lubang’

Saat Anda memang sedang berkomitmen untuk melunasi utang, cobalah untuk menghindari utang baru untuk mencoba melunasi utang yang lama.

Terlebih lagi, saat ini melakukan pinjaman online sudah sangat mudah untuk dilakukan, Anda hanya cukup menggunakan HP dan syarat KTP saja. Namun walau memang mudah dan cepat, pinjaman online seperti ini bisa meningkatkan jumlah beban utang yang menumpuk.

Baca juga: Rasio Hutang: Pengertian, Rumus, Contoh dan Fungsinya

Penutup

Demikianlah sepuluh cara melunasi utang bisnis yang bisa Anda coba terapkan. Bila Anda memiliki semangat pantang menyerah dan konsisten dalam melakukan berbagai upaya diatas, Anda pasti bisa terlepas dari jeratan utang yang mengganggu operasional bisnis Anda.

Siapa saja pasti pernah mempunyai utang di dalam kehidupannya, termasuk perusahaan, baik itu sedikit ataupun banyak. Sebelum utang yang Anda miliki mulai mempersulit operasional bisnis Anda, maka ada baiknya untuk mengelola keuangan secara bijak dan menghindari atau mengurangi sifat yang konsumtif.

Nah, untuk memudahkan Anda dalam mengelola keuangan bisnis, Anda bisa menggunakan aplikasi bisnis dan akuntansi. Salah satu rekomendasi aplikasi tersebut adalah Accurate Online.

Accurate Online adalah aplikasi yang dikembangkan dengan menggunakan teknologi cloud computing berbasis website. Sehingga, Anda tidak perlu lagi melakukan proses instalasi atau pembaruan aplikasi yang memakan banyak waktu. Anda tinggal menggunakannya saja melalui aplikasi browser di mana saja dan kapan saja.

Aplikasi ini juga sudah dibekali dengan sistem keamanan yang tinggi, sehingga berbagai data perusahaan Anda akan aman. Tampilan dashboard-nya pun sangat sederhana, sehingga Anda bisa dengan mudah menggunakannya, bahkan bila Anda adalah orang yang awam dalam bidan akuntansi sekalipun.

Accurate Online adalah aplikasi yang sudah dipercaya oleh lebih dari 377 ribu pebisnis di Indonesia, bahkan Accurate Online sudah meraih penghargaan TOP Brand Award dari tahun 2016 hingga tahun 2022.

Dengan menggunakan Accurate Online, Anda bisa mudah mengelola keuangan bisnis karena Accurate Online mampu menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat dan akurat. Melalui laporan keuangan ini, mengelola keuangan jadi lebih cepat dan bisa menghasilkan keputusan bisnis yang tepat.

Di dalamnya juga sudah dilengkapi dengan berbagai fitur dan modul yang akan meningkatkan efisiensi bisnis Anda, seperti fitur penjualan, persediaan, pembelian, perpajakan, dan masih banyak lagi.

Masih ragu dengan Accurate Online? Tenang, Anda bisa membuktikannya sendiri dengan mencoba semua kelebihan dan fitur menarik dari Accurate Online selama 30 hari gratis melalui link gambar di bawah ini.

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia