Credit Union Adalah: Pengertian dan Bedanya dengan Bank

Hadirnya fenomena kenaikan berbagai biaya di dalam bank konvensional banyak membuat nasabah untuk berpikir keras dalam mencari alternatif pilihan tabungan mereka. Credit union adalah salah satu alternatif yang banyak mereka gunakan.

Di sebagian besar negara, alternatif yang satu ini sudah banyak dipilih masyarakat. Lalu, apa itu credit union? Apa bedanya dengan bank konvensional pada umumnya? Dapatkan jawabannya dengan membaca artikel tentang credit union di bawah ini hingga selesai.

Pengertian Credit Union

Pada dasarnya, credit union adalah salah satu lembaga keuangan berjenis koperasi yang dimiliki oleh anggota dan mereka akan dianggap sebagai nasabah ataupun pelanggan tabungan yang sah.

Tentunya hal tersebut berbeda jauh dengan bank konvensional. Pada umumnya, bank konvensional adalah suatu lembaga keuangan yang dimiliki oleh otoritas federal dan nasabah pun belum tentu dianggap sebagai pemilik bank.

Namun walaupun keduanya memiliki perbedaan dalam hal aspek atau lainnya, keduanya sama-sama memiliki kompetensi dalam mengatur dan juga mengurus nasabah.

Meskipun demikian, saat Anda ingin beralih ke lembaga lain, ada baiknya untuk mempertimbangkannya secara matang. Nasabah pastinya mempunyai alasannya masing-masing untuk memilih lembaga keuangan yang pas bagi mereka dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Baca juga: Memahami Definisi, Fungsi, dan Peran Koperasi Simpan Pinjam

Kelebihan dan Kekurangan Credit Union

Kelebihan utama dalam menjadi nasabah credit union adalah mereka mampu menawarkan layanan pelanggan yang lebih baik dibandingkan bank konvensional, bersamaan dengan biaya yang lebih rendah dan suku bunga yang lebih tinggi.

Credit union mampu menawarkan tunjangan ini karena lembaga yang dimiliki oleh setiap anggota, mereka wajib saling bekerja untuk kepentingan pemilik rekening alih-alih menghasilkan keuntungan untuk pemilik saham yang lainnya.

Itu artinya, akan lebih banyak uang yang bisa dikembalikan ke pihak peminjam ataupun deposan. Bila Anda adalah orang yang lebih cenderung menghargai lembaga masyarakat pendukung, bukan perusahaan, maka bekerja dengan credit union akan jauh lebih memuaskan.

Bila Anda tidak mempunyai skor kredit yang tinggi, maka credit union juga mungkin bisa menawarkan tarif yang lebih rendah daripada bank konvensional.

Namun, kekurangan terbesar dari credit union adalah mereka memiliki kapasitas yang lebih kecil daripada bank konvensional. Anda bisa membuka rekening di bank besar dan tidak akan kesulitan menemukan ATM atau cabangnya dimana saja.

Hal ini tentunya berbeda dengan credit union, mereka adalah institusi lokal yang hanya akan memiliki beberapa cabang dan ATM di area tersebut saja, dan ini akan mempersulit Anda dalam mengakses akun.

Selain itu, credit union juga tidak mempunyai teknologi terbaru dan seringkali tidak menawarkan banyak layanan dan juga produk seperti yang dilakukan oleh bank konvensional. Beberapa bank hanya akan menawarkan harga yang lebih bersaing dengan credit union, jadi Anda harus melakukan riset dan membandingkan keduanya.

Baca juga: Koperasi Karyawan: Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaatnya Bagi Pekerja

Cara Kerja Credit Union atau Koperasi

Umumnya, fungsi credit union adalah sama seperti bank. Mereka akan menawarkan layanan, seperti rekening giro dan tabungan, pinjaman pribadi, hipotek, kartu kredit, dan lain sebagainya. Tapi, hanya nama akunnya saja yang terlihat berbeda.

Contohnya, banyak credit union yang menyebut rekening giro dan tabungan mereka sebagai akun pribadi. Hal tersebut menandakan bahwa mereka telah memberikan pada Anda sebagian kepemilikan dari lembaga tersebut.

Perbedaan yang paling mencolok antara bank konvensional dan credit union adalah bahwa hanya anggota credit union saja yang bisa memanfaatkan pelayanan. Peraturan federal telah memberikan syarat pada credit union untuk membatasi anggotanya, jadi Anda harus bisa memenuhi beberapa persyaratan untuk bisa bergabung ke dalamnya.

Contohnya, untuk beberapa credit union yang hanya bisa digunakan untuk perusahaan dengan jumlah karyawan tertentu. Tindakan pembatasan ini kembali lagi pada masa credit union di awal tahun 1920-an. Pada intinya, sekelompok kecil orang harus bisa menciptakan suatu organisasi nirlaba yang bisa menyediakan layanan keuangan terjangkau sesuai dengan kebutuhan mereka.

Baca juga: Mengenal Pengertian Manajemen Koperasi dan Prinsipnya

Perbedaan Credit Union VS Bank

Agar bisa lebih memahami perbedaan antara credit union dengan bank, maka kita harus lebih memperjelas lagi. Perbedaan antar keduanya bisa kita lihat dari berbagai sisi, seperti keanggotaan, profit dan non-profit, biaya, peraturan dan asuransi, produk dan layanan, penggemar teknologi, serta perjalanan internasional dan kepuasan pelanggan.

Berikut ini adalah penjelasannya:

1. Profit dan Non-Profit

Perbedaan yang paling besar antara keduanya adalah pada tujuan. Ada yang mencari keuntungan atau profit, dan ada beberapa yang tidak hanya mencari keuntungan atau non profit.

Seperti yang kita ketahui bersama, bank konvensional tentunya bertujuan untuk mencari dan juga menghasilkan keuntuntungan yang besar dan bisa didapatkan dari arus pinjaman nasabah. Hal ini pun dipicu oleh adanya daya saing dengan bank lainnya.

Disisi lain, credit union adalah koperasi yang tentu lebih mengutamakan kepentingan ekonomi setiap anggotanya. Lembaga keuangan dengan jenis koperasi ini memang ditujukan untuk lebih mendukung anggotanya di berbagai jenis kebutuhan.

Contohnya pinjaman modal usaha, sharing dan workshop untuk menambah wawasan dan lain sebagainya. Hal yang paling penting adalah memenuhi kebutuhan anggotanya, bila sudah baru meningkatkan laba.

2. Keanggotaan

Bila dilihat dari sisi keanggotaan, bank konvensional tidak terlalu mempunyai hubungan yang dekat dengan para nasabahnya. Hal tersebut karena tujuannya adalah mencari laba, sehingga hubungan keanggotaan hanya sebatas klien, pemilik saham, dan anggota saham. Sedangkan selebihnya tidak terlalu spesial.

Untuk keanggotaan credit union pun berbeda dengan bank. Hubungan di dalamnya lebih akrab dan lebih dekat karena mempunyai kebutuhan dan juga kepentingan yang sama. Tujuannya pun sama, yakni membantu adanya pemerataan ekonomi para anggotanya. Jadi, hubungan keanggotaan credit union akan jauh lebih interaktif daripada bank.

3. Biaya

Perbedaan yang besar lainnya adalah terkait biaya. Bank konvensional mempunyai aturan biaya yang dirasa memberatkan para nasabah, tapi nasabah tidak memiliki pilihan lain karena mereka memerlukan rekening di bank tersebut.

Sampai saat ini, pembiayaan pada bank pun selalu mengalami peningkatan, seperti biaya transfer antar bank, biaya admin, biaya tarik tunai dari atm bank lain, dan lain sebagainya. Seluruhnya terus-menerus mengalami peningkatan.

Bila Anda menggunakan credit union, maka berbagai biaya tersebut bisa dihapus karena umumnya credit union tidak menetapkan biaya admin atau biaya penarikan serta biaya lainnya.

4. Produk dan Layanan

Bila dilihat dari sisi layanan ataupun produk, bank konvensional memang terlihat jauh lebih lengkap. Kenapa? Karena kehadiran cabangnya pun sangat banyak. Selain itu, kebutuhan para pelanggan pun lebih beragam, sehingga pihak bank pun lebih banyak membuat berbagai jenis layanan dan produk yang lebih optimal.

Tentunya hal ini berbeda dengan credit union yang berbentuk koperasi, yang mana cakupan dan juga cabangnya masih sedikit. Pun begitu juga dengan variasi produknya yang lebih sederhana dan lebih sedikit. Hal tersebut tidak lepas dari keseragaman anggota yang dipegang oleh credit union.

5. Peraturan dan Asuransi

Terkait asuransi dan aturan, keduanya sangatlah berbeda karena memang berasal dari otoritas yang juga berbeda. Bank konvensional diatur oleh otoritas federal, yakni lembaga pengawas lembaga keuangan. Sedangkan koperasi atau credit union adalah lembaga yang hanya diatur oleh pihak pemerintah setempat saja, seperti pemerintah daerah.

Nah, karena bank konvensional diatur oleh otoritas federal dengan cakupan yang lebih besar, maka asuransi yang bisa didapat pun akan lebih besar. Di sisi lain, asuransi yang ada pada credit union tergantung dari pemerintah setempat saja dan tentu tidak sebesar seperti asuransi bank.

6. Penggemar Teknologi

Dari sisi teknologi, tentunya bank konvensional lebih aktif dan mempunyai kekuatan yang banyak untuk menjelajahi dunia teknologi. Saat ini, hampir semua bank mempunyai website sebagai media informasi, registrasi, konsultasi, dan lain sebagainya.

Selain itu, banyak juga bank yang sudah memiliki aplikasi untuk memberikan kemudahan pada kegiatan nasabah, sehingga mereka tidak perlu sering-sering mengunjungi ATM atau kantor cabang.

Sedangkan pada credit union, tidak semuanya bisa menjelajahi dunia teknologi. Hal tersebut berkaitan dengan minimnya modal untuk bisa bergelut dalam dunia teknologi. Selain itu, beberapa credit union pun menganggap hal tersebut tidak dibutuhkan.

7. Perjalanan Internasional

Sebenarnya, tidak ada perbedaan yang besar terkait credit union dan bank dari sisi perjalanan internasional. Keduanya hampir berlaku sama saat menggunakan kartu kredit dari credit union atau dari bank. Perbedaannya hanya terletak pada potongan biaya tertentu saja.

8. Kepuasan Pelanggan

Bila dilihat dari sisi kepuasan pelanggan, credit union adalah lembaga keuangan yang mampu memberikan kepuasan pelanggan yang lebih besar daripada bank konvensional.

Baca juga: Mengetahui Pengertian Koperasi Dan Peran Koperasi Di Indonesia

Penutup

Demikianlah perbedaan bank konvensional dengan credit union. Ada banyak sekali aspek yang bisa ditinjau, seperti produk dan juga layanan, aspek tersebut akan sangat menentukan seseorang dalam memilih penggunaan credit union atau bank. Pasalnya, keduanya mempunyai kelebihan dan kelemahannya tersendiri. Untuk itu, pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Pun sama halnya dengan penggunaan teknologi dalam menjalankan bisnis, Anda harus bisa memilih alat yang bisa memenuhi kebutuhan Anda. Nah, salah satu alat yang bisa memenuhi kebutuhan bisnis Anda adalah Accurate Online.

Aplikasi bisnis dan akuntansi ini sudah dipercaya oleh lebih dari 483 ribu pebisnis di Indonesia. Aplikasi berbasis website ini akan memudahkan Anda dalam melakukan kegiatan penjualan dan pembelian, menyelesaikan pembukuan dan laporan keuangan secara cepat, mengelola persediaan, memenuhi kewajiban pajak, dan masih banyak lagi.

Jadi tunggu apa lagi? Ayo segera coba dan gunakan Accurate Online sekarang juga selama 30 hari gratis melalui banner di bawah ini.

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia