Mengenal Brand Evolution dan Perbedaannya dengan Rebrand dalam Dunia Marketing

oleh | Jun 16, 2023

source envato.

Mengenal Brand Evolution dan Perbedaannya dengan Rebrand dalam Dunia Marketing

Sebagai pihak pemasar atau marketer, penting bagi kita untuk mengetahui perbedaan antara rebrand dan brand evolution. Karena, pemahaman akan hal tersebut akan mampu membantu Anda agar tidak salah pilih strategi branding.

Lantas, apa perbedaan antar keduanya? baca terus artikel di bawah ini hingga selesai.

Perbedaan Brand Evolution dan Rebrand

accurate.id gambar Brand Evolution-1

Berdasarkan laman Blue Fountain Media, brand evolution merujuk pada proses perubahan bertahap dan penyesuaian yang dilakukan terhadap suatu brand.

Dalam brand evolution, perubahan yang terjadi biasanya bersifat incremental dan dilakukan secara berkelanjutan untuk memperbarui dan meningkatkan kesan brand yang ada.

Perubahan tersebut dapat mencakup perubahan dalam desain logo, pembaruan kemasan produk, perbaikan pesan brand, atau penyesuaian strategi pemasaran. Tujuannya adalah untuk tetap relevan dengan perubahan tren dan preferensi konsumen tanpa mengubah identitas inti brand.

Di sisi lain, dirangkum dari laman ThinkDesign, rebranding merupakan proses transformasi drastis yang melibatkan perubahan mendalam dalam identitas dan strategi brand.

Rebranding sering kali melibatkan perubahan fundamental dalam elemen brand,  seperti logo, nama brand, tagline, posisi brand, dan bahkan nilai utama yang dipegang oleh brand tersebut.

Tujuan dari rebranding adalah menciptakan brand image yang baru, mencapai pasar yang berbeda, memperbaiki persepsi brand yang negatif, atau mengikuti perubahan strategis yang terjad di dalam perusahaan.

Baca juga: Apa itu Branding Merchandise? Ini Pengertian dan 7 Cara Ampuh dalam Melakukannya

Apa Kelebihan Brand Evolution dan Rebranding?

accurate.id gambar Brand Evolution-2

Kelebihan dari brand evolution dan rebranding memiliki konteks yang berbeda dan dapat bervariasi tergantung pada situasi dan tujuan perusahaan. Dirangkum dari laman Blue Fountain Media, berikut adalah beberapa kelebihan diantara keduanya:

Kelebihan Brand Evolution

  • Kontinuitas: Dengan melakukan perubahan yang bertahap, brand evolution memungkinkan perusahaan untuk mempertahankan brand identity yang sebelumnya telah terbentuk secara berkesinambungan. Hal ini dapat membantu membangun kepercayaan dan keterikatan dengan pelanggan yang sudah ada.
  • Fleksibilitas: Brand evolution memungkinkan perusahaan untuk menyesuaikan brand dengan perubahan tren dan preferensi konsumen tanpa mengubah identitas inti brand. Dengan demikian, perusahaan dapat tetap relevan dengan tetap mempertahankan elemen yang diakui dan diingat oleh pelanggan.
  • Biaya dan waktu: Brand evolution cenderung lebih efisien secara finansial dan membutuhkan waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan rebranding yang melibatkan perubahan radikal. Perubahan incremental dapat dilakukan secara bertahap agar bisa mengurangi risiko gangguan yang signifikan dalam operasi bisnis.

Kelebihan Rebranding:

  • Pembaruan Image: Rebranding dapat memberikan perubahan yang baik dan memperbarui brand image yang mungkin terasa usang atau tidak relevan. Hal ini dapat membantu menarik perhatian kembali dari pelanggan yang ada dan menarik pelanggan baru.
  • Diferensiasi: Rebranding dapat membantu perusahaan membedakan dirinya dari kompetitor dan menciptakan posisi yang unik di pasar. Perubahan yang signifikan dalam brand identity ini dapat menarik perhatian dan membantu membedakan perusahaan dari pesaing di mata pelanggan.
  • Perubahan Strategis: Rebranding dapat menjadi sarana untuk menerapkan perubahan strategis dalam perusahaan, seperti ekspansi ke pasar baru, penargetan segmen pasar yang berbeda, atau perubahan arah bisnis secara keseluruhan.

Baca juga: Apa itu Branding? Berikut Pengertiannya dan Perbedaanya dengan Marketing

Mana yang harus dipilih? Brand evolution atau rebranding?

accurate.id gambar Brand Evolution-3

Pemilihan antara brand evolution atau rebranding tergantung pada berbagai faktor seperti tujuan perusahaan, kondisi pasar, posisi brand saat ini, dan sumber daya yang tersedia.

Tidak ada jawaban yang benar dalam memilih antara keduanya, karena keputusan tersebut harus dipilih berdasarkan analisis yang menyeluruh dan pertimbangan strategis. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang dapat membantu dalam memilih keduanya:

  1. Apa tujuan perusahaan? Apakah perusahaan ingin tetap mempertahankan identitas inti brand atau mencari perubahan yang lebih drastis untuk mencapai tujuan bisnisnya?
  2. Bagaimana kondisi pasar dan industri? Apakah ada tren atau pergeseran dalam preferensi pelanggan yang memerlukan perubahan signifikan dalam brand? Apakah kompetitor melakukan perubahan yang mempengaruhi posisi brand perusahaan?
  3. Apa sumber daya yang tersedia? Apakah perusahaan memiliki sumber daya finansial, waktu, dan personel yang cukup untuk melakukan rebranding yang melibatkan perubahan radikal? Atau apakah brand evolution yang dilakukan secara bertahap lebih cocok dengan sumber daya yang ada?
  4. Bagaimana persepsi pelanggan terhadap merek saat ini? Apakah perlu dilakukan perubahan untuk memperbaiki persepsi negatif atau meremajakan brand agar tetap relevan di mata pelanggan?
  5. Bagaimana rencana strategis perusahaan? Apakah perusahaan berencana untuk memasuki pasar baru, menargetkan segmen pelanggan yang berbeda, atau mengubah arah bisnis secara keseluruhan? Jika ya, rebranding mungkin menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Keputusan untuk memilih antara brand evolution atau rebranding harus didasarkan pada analisis yang menyeluruh dan pemahaman yang mendalam tentang situasi dan kebutuhan perusahaan.

Dalam beberapa kasus, mungkin perusahaan juga perlu berkonsultasi dengan ahli pemasaran atau brand untuk mendapatkan insight yang lebih spesifik terkait dengan keputusan ini.

Baca juga: 10 Strategi Pemasaran Produk Efektif yang Bisa Anda Coba

Penutup

Jadi, brand evolution dan rebranding adalah dua pendekatan yang berbeda dalam memperbarui dan mengubah brand. Brand evolution akan lebih melibatkan perubahan bertahap dan penyesuaian terhadap brand yang sudah ada agartetap relevan dengan perubahan tren dan preferensi konsumen, sambil mempertahankan identitas inti brand.

Di sisi lain, rebranding melibatkan perubahan drastis dalam brand identity, seperti logo, nama, dan strategi, dengan tujuan menciptakan citra merek yang baru atau mencapai perubahan strategis dalam perusahaan.

Keputusan untuk memilih antara brand evolution atau rebranding harus berdasarkan tujuan perusahaan, kondisi pasar, posisi brand saat ini, dan sumber daya yang tersedia.

Brand evolution lebih cocok jika perusahaan ingin mempertahankan kontinuitas dan melakukan perubahan secara bertahap, sementara rebranding lebih sesuai jika perusahaan membutuhkan perubahan yang lebih drastis untuk mencapai tujuan bisnisnya.

Namun terlepas dari keduanya, Anda harus mulai bisa mengelola bisnis secara terotomatisasi bila ingin terus eksis dan berkembang. Salah satunya adalah dengan menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Selain mampu menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, Accurate Online juga mampu mempermudah Anda dalam mengelola bisnis secara mudah.

Karena, Accurate Online mampu membnatu Anda dalam mengelola persediaan barang di gudang, melakukan penjualan dan pembelian, mengelola perpajakan, dan masih banyak lagi.

Klik tautan di bawah ini untuk langsung mencobanya selama 30 hari, Gratis.

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

10 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini 🙁 Jadilah yang pertama!

marketingmanajemenbanner

Efisiensi Bisnis dengan Satu Aplikasi Praktis!

Konsultasikan kebutuhan bisnismu dengan tim kami.

Jadwalkan Konsultasi

artikel-sidebar

Cinthya
Seorang wanita lulusan ilmu marketing. Di Accurate Online, wanita ini akan membagikan berbagai hal yang sudah dipelajarinya tentang strategi dan tips marketing, digital marketing, serta berbagai hal yang berkaitan di dalamnya.

Artikel Terkait