Proses Perencanaan SDM yang Baik dan Tepat

Sumber daya manusia atau SDM adalah mereka yang bekerja sebagai penggerak utama organisasi, perusahaan, pemerintahan, atau eksistensi lainnya yang memiliki aset. Untuk itu, SDM harus bisa dikembangkan dan juga dilatih kemampuannya dengan proses perencanaan SDM yang baik dan tepat.

Secara umum, SDM adalah mereka yang memiliki keterampilan tertentu yang bisa bekerja dalam suatu organisasi. SDM merupakan salah satu dari tiga elemen penting lain untuk mencapai tujuan perusahaan, selain modal dan teknologi. Karena SDM sangat penting untuk perusahaan, maka kehadiran dari perencanaan SDM menjadi suatu hal yang penting.

Nah, pada kesempatan kali ini, kami sudah merangkum proses perencanaan SDM yang baik dan tepat agar bisa diterapkan di dalam perusahaan Anda.

Apa itu Proses Perencanaan SDM?

Perencanaan SDM adalah suatu proses berkelanjutan dari perencanaan ke depan yang bersifat sistematis agar bisa mencapai penggunaan yang lebih optimal dari aset perusahaan yang paling berharga, yakni karyawan. Perencanaan sumber daya manusia ini dilakukan agar bisa memastikan karyawan dan pekerjaannya sesuai, dan agar bisa menghindari kekurangan ataupun kelebihan tenaga kerja.

Berdasarkan laman Investopedia, proses perencanaan SDM berguna agar bisa merencanakan masa depan perusahaan dan agar bisa mempertahankan pasokan karyawan yang terampil. Proses perencanaan SDM ini juga digunakan agar bisa membantu perusahaan untuk melakukan evaluasi kebutuhan dan merencanakan tujuan agar bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

Baca juga: Hitungan Lembur di Indonesia Berdasarkan Undang-Undang

Tujuan dan Fungsi Perencanaan SDM

1. Menganalisis Tujuan Organisasi

Tujuan dari dibuatnya suatu organisasi harus bisa dipenuhi agar bisa lebih fokus pada tujuan yang memang harus dipenuhi dalam setiap bagian atau unit kerja.

Suatu target tertentu bisa ditetapkan untuk bagian produksi, pemasaran, keuangan dan lain sebagainya. Perbedaan yang terdapat pada tujuan dan rencana yang dibuat secara menyeluruh ini akan memungkinkan penilaian kebutuhan sumber daya manusia untuk setiap departemen dan kegiatan bisnis.

2. Menilai Ketersediaan Sumber Daya Manusia

Setelah mempelajari bersama tentang pekerjaan yang ada melalui kegiatan analisis tujuan organisasi, maka tahap selanjutnya adalah dengan mempelajari sumber daya manusia yang saat ini tersedia. Inventarisasi ini mencakup jumlah tenaga kerja, kapasitas dan juga kemampuannya, performa, latar belakang pendidikan, serta kompetensinya.

Untuk bisa meningkatkan kualitas karyawan pada perusahaan, Anda bisa menerapkan sistem manajemen kompetensi. Sistem ini nantinya akan membantu Anda dalam menilai performa karyawan secara mudah dan juga melakukan identifikasi karyawan yang memang memerlukan pelatihan dasar.

3. Merumuskan Rencana Tindakan Terhadap SDM yang Dimiliki

Setelah melakukan kegiatan inventarisasi, maka tahapan selanjutnya adalah dengan memperkirakan tenaga kerja di masa depan.

Perusahaan ataupun organisasi akan bisa mempertimbangkan apakah memang dibutuhkan tenaga kerja atau harus meningkatkan produktivitas dan juga kemampuan karyawan melalui kegiatan pelatihan ataupun pengembangan keterampilan, serta mengetahui potensi karyawan agar bisa dipekerjakan dengan baik.

4. Memperkirakan Permintaan SDM

Setelah melakukan inventarisasi, tahap selanjutnya adalah membuat perkiraan tentang tenaga kerja yang diperlukan untuk masa depan. Perusahaan ataupun organisasi bisa mempertimbangkan terkait perlu atau tidaknya penambahan tenaga kerja, pelatihan tenaga kerja, pengembangan keterampilan baru, dan calon yang potensial untuk direkrut sebagai karyawan baru.

5. Merumuskan Strategi dan Implementasi Pencarian SDM

Bila terdapat kesenjangan pada perkiraan, maka tindakan ini harus bisa Anda ambil. Tindakan ini bisa dalam bentuk mutasi departemen atau melakukan pemutusan hubungan kerja yang dilakukan secara paksa.

Baca juga: Apa itu Honorarium? Ini Penjelasan dan Metode Pemberiannya!

Berbagai Faktor yang Mempengaruhi Proses Perencanaan SDM

1. Pertumbuhan (Growth)

Perusahaan yang berbeda memiliki tingkat pertumbuhan yang berbeda. Penting juga bagi SDM untuk mempertimbangkan faktor pertumbuhan keuangan dan kebutuhan perusahaan saat melakukan perencanaan SDM. Apakah ada anggaran untuk perusahaan? Apakah perusahaan akan berkembang dan membutuhkan banyak karyawan?

2. Perubahan (Change)

Perubahan bisa terjadi kapanpun. Saat perusahaan Anda sedang mengalami perubahan, Anda bisa mencoba untuk memberikan fleksibilitas pada SDM agar mereka bisa tetap memenuhi berbagai kebutuhan perusahaan.

3. Teknologi (Technology)

Di zaman yang sudah serba teknologi seperti saat ini, sangat penting sekali bagi SDM untuk bisa memahami fungsi dan juga peran teknologi dalam operasional perusahaan. Bila dirasa perlu, HR juga bisa membuat perencanaan pelatihan untuk karyawan agar bisa mempelajari fitur atau perangkat perusahaan.

Baca juga: Apa itu Outing Kantor? Ini Pengertian, Manfaat dan Rekomendasinya

Proses Perencanaan SDM di Perusahaan

1. Persediaan Tenaga Kerja Saat Ini

Tahap pertama yang diperlukan dalam proses perencanaan SDM adalah dengan melakukan evaluasi sumber daya manusia yang terdapat di perusahaan. Penilaian ini mencakup berbagai topik SDM, seperti kompetensi, keterampilan, usia, kualifikasi, kinerja, posisi, pengalaman dan lain sebagainya.

Dalam tahap ini, HR bisa melakukan kegiatan wawancara dengan manajer tim agar bisa memahami tantangan yang sedang mereka hadapi dari pandangan SDM dan melakukan proses kualifikasi yang dianggap penting untuk karyawan.

2. Kebutuhan SDM di Masa Mendatang

Proses yang kedua adalah proses yang melakukan analisis keperluan tenaga kerja untuk masa depan. Terdapat banyak sekali variabel SDM dalam tahapan ini, seperti promosi, pengurangan SDM, mutasi karyawan, lowongan baru, dan lain sebagainya.

3. Memperkirakan Permintaan SDM

SDM nantinya akan membuat perkiraan dan menyesuaikan tenaga kerja saat ini dengan perkiraan tenaga kerja di waktu yang akan datang. Pada tahapan ini, penting sekali untuk bisa memahami strategi jangka panjang untuk bisnis, sehingga akan bisa membuat perkiraan permintaan yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan perusahaan.

Baca juga: People Management: Pengertian, Keterampilan yang Dibutuhkan, dan Cara Meningkatkannya

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang proses perencanaan SDM. Namun, bila Anda masih kesulitan untuk membuat proses perencanaan SDM, Anda bisa menggunakan bantuan teknologi seperti aplikasi bisnis dari Accurate Online.

Dengan menggunakan Accurate Online, Anda bisa membuat perencanaan terkait upah SDM dan hal tersebut akan tercatat secara otomatis di dalam laporan keuangan.

Lalu, benefit apa lagi yang bisa ditawarkan oleh Accurate Online? Silahkan mencobanya sendiri selama 30 hari dengan klik tautan gambar di bawah ini, gratis!

anggimo

Seorang wanita lulusan sarjana manajemen bisnis dan akuntansi yang hobi menulis blog tentang manajemen bisnis secara spesifik.