Printer Thermal: Pengertian, Cara Kerja, dan Rekomendasi

Diterbitkan: 28 Jan 2026 | Ditulis oleh: Ibnu Ismail
Printer Thermal: Pengertian, Cara Kerja, dan Rekomendasi

Poin penting


  • Printer thermal adalah perangkat cetak tanpa tinta yang menggunakan panas pada kertas khusus, sehingga praktis dan ideal untuk kebutuhan cetak cepat seperti struk, label, dan barcode.

 

  • Printer thermal berfungsi mendukung transaksi dan operasional bisnis, mulai dari mencetak struk, label, barcode, tiket, hingga menjadi output utama sistem POS terintegrasi.

 

  • Keunggulan printer thermal terletak pada biaya operasional yang lebih hemat, kecepatan cetak tinggi, perawatan mudah, dan kemudahan integrasi dengan sistem kasir digital.

 

  • Printer thermal akan bekerja optimal jika dipadukan dengan sistem POS terintegrasi seperti Accurate POS, yang mendukung cetak struk otomatis dan pengelolaan transaksi lebih efisien. Coba gratis Accurate POS di sini!

Perkembangan bisnis ritel, F&B, logistik, dan UMKM dalam beberapa tahun terakhir mendorong kebutuhan akan sistem transaksi yang cepat, praktis, dan minim hambatan.

Salah satu perangkat yang mengalami peningkatan adopsi signifikan adalah printer thermal.

Laporan dari Grand View Research menyebutkan bahwa pasar global thermal printer tumbuh stabil seiring meningkatnya industri retail dan e-commerce.

Meningkatnya kebutuhan akan label pengiriman, inventaris, dan pengemasan yang efisien mendorong adopsi printer termal dan printer portabel yang tinggi.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa printer thermal tidak lagi sekadar alat cetak struk, tetapi sudah menjadi bagian penting dari ekosistem operasional bisnis yang menuntut kecepatan layanan, efisiensi biaya, dan integrasi sistem.

Pengertian printer thermal

Printer thermal adalah perangkat printer yang bekerja menggunakan panas untuk menghasilkan teks atau gambar pada media cetak khusus yang disebut kertas thermal.

Berbeda dengan printer inkjet atau laser, printer thermal tidak membutuhkan tinta, toner, maupun pita (ribbon) dalam proses pencetakannya. Karena prosesnya yang berbeda, printer thermal membutuhkan kertas khusus atau dikenal dengan kertas thermal.

Dengan mekanismenya yang sederhana, printer thermal banyak digunakan untuk kebutuhan cetak yang bersifat cepat dan berulang, seperti struk pembayaran, label pengiriman, barcode, hingga tiket antrian.

Kepraktisan inilah yang membuat printer thermal menjadi standar di sistem kasir modern yang banyak digunakan toko retail hingga restoran.

Baca juga: Apa saja Fungsi dan Tugas Kasir di dalam suatu Bisnis?

Cara kerja printer thermal

Secara teknis, printer thermal bekerja dengan memanfaatkan thermal head, yaitu komponen yang menghasilkan panas dalam pola tertentu sesuai data yang diterima dari sistem.

Ketika proses cetak berlangsung, thermal head akan memanaskan titik-titik spesifik pada permukaan kertas thermal.

Lapisan kimia pada kertas tersebut akan bereaksi terhadap panas dan berubah warna, sehingga membentuk teks atau gambar yang diinginkan.

Karena tidak memerlukan proses pemindahan tinta, hasil cetak dapat keluar hampir secara instan. Inilah alasan mengapa printer thermal sangat unggul untuk transaksi dengan intensitas tinggi dan waktu layanan yang singkat.

Baca juga: Printer Kasir: Pengertian, Cara Kerja, dan Rekomendasinya

Fungsi thermal printer dalam operasional bisnis

Printer thermal memiliki peran penting dalam berbagai aktivitas bisnis, di antaranya:

1. Mencetak struk transaksi

Thermal printer umum digunakan di kasir toko, restoran, kafe, dan minimarket untuk mencetak bukti pembayaran secara cepat.

2. Mencetak label dan barcode

Dalam industri logistik dan e-commerce, printer thermal membantu mencetak label pengiriman, barcode produk, dan kode inventaris yang memudahkan proses pelacakan barang.

3. Mencetak tiket dan nomor antrian

Printer thermal juga banyak digunakan di rumah sakit, tempat parkir, transportasi umum, dan event offline untuk mengatur alur layanan secara lebih tertib.

4. Mendukung sistem POS terintegrasi

Printer thermal menjadi perangkat output utama dalam sistem kasir digital, memastikan setiap transaksi tercatat dan tercetak secara otomatis tanpa proses manual.

Baca juga: Manfaat Alat Kasir Modern dan Rekomendasinya

Jenis-jenis printer thermal

Berdasarkan bentuk dan penggunaannya, printer thermal dapat dibedakan menjadi beberapa jenis:

1. Printer thermal desktop

Umumnya digunakan di meja kasir dan memiliki kecepatan cetak tinggi. Cocok untuk bisnis dengan volume transaksi besar seperti ritel dan restoran.

2. Printer thermal mobile (portable)

Berukuran ringkas dan menggunakan baterai, sehingga mudah dibawa. Ideal untuk kurir, sales lapangan, atau bisnis dengan model layanan mobile.

3. Printer thermal berdasarkan koneksi

Tersedia dalam berbagai opsi koneksi seperti USB, LAN, Bluetooth, dan WiFi. Fleksibilitas ini memudahkan integrasi dengan aplikasi kasir, tablet, maupun smartphone.

Baca juga: Begini Cara Mudah Migrasi dari Kasir Manual ke Sistem POS

Kelebihan printer thermal

Penggunaan printer thermal memberikan sejumlah keuntungan nyata bagi bisnis, antara lain:

1. Biaya operasional lebih hemat

Tanpa tinta dan toner, biaya rutin yang harus dikeluarkan bisnis menjadi lebih rendah.

2. Kecepatan cetak tinggi

Berbeda dari printer biasa, printer thermal bekerja lebih cepat, hal ini sangat membantu mengurangi antrean dan meningkatkan efisiensi layanan pelanggan.

3. Perawatan relatif mudah

Komponen pada printer thermal lebih sedikit dibanding printer konvensional, hal ini membuat risiko kerusakan dan downtime lebih kecil.

4. Mudah diintegrasikan dengan sistem kasir

Karena keunggulannya, banyak aplikasi kasir yang secara langsung menawarkan produk printer thermal yang langsung terintegrasi dengan aplikasinya.

Baca juga: Laporan Kas Kasir: Tujuan dan Cara Membuatnya

Kekurangan printer thermal

Meski praktis, printer thermal juga memiliki beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan:

1. Menggunakan kertas khusus

Karena menggunakan teknologi khusus, kertas thermal tidak bisa digantikan dengan kertas biasa.

2. Hasil cetak tidak tahan lama

Struk dapat memudar jika terkena panas, cahaya matahari, atau disimpan terlalu lama.

3. Kurang ideal untuk arsip jangka panjang

Karena lebih cepat memudar, struk dari printer thermal hanya cocok untuk digunakan sebagai bukti transaksi sementara.

Baca juga: Pengertian Bukti Kas Masuk dan 9 Langkah Pembuatannya

Rekomendasi printer thermal untuk bisnis

Pemilihan printer thermal sebaiknya tidak hanya dilihat dari kecepatan cetak, tetapi juga kemudahan integrasi dengan sistem POS yang digunakan.

Salah satu pilihan terbaik yang bisa diandalkan adalah Thermal Printer APOS P80A.

Thermal Printer USB & LAN Kasir APOS P80A

Printer ini dirancang khusus untuk kebutuhan bisnis modern dengan dukungan konektivitas USB, Bluetooth, dan WiFi, sehingga mudah dihubungkan ke berbagai perangkat kasir, baik komputer, tablet, maupun smartphone.

Keunggulan APOS P80A tidak berhenti di sisi hardware, printer ini terintegrasi langsung dengan aplikasi kasir Accurate POS.

Hal ini memungkinkan proses cetak struk berjalan otomatis setiap transaksi tanpa pengaturan rumit. Hasilnya, alur kasir menjadi lebih cepat, rapi, dan minim risiko kesalahan.

Dengan desain yang ringkas, kecepatan cetak tinggi, serta kompatibilitas penuh dengan Accurate POS, APOS P80A menjadi solusi ideal bagi bisnis ritel, F&B, dan UMKM yang ingin menghadirkan pengalaman transaksi profesional dan efisien.

Baca juga: Pengertian Sistem POS dan 10 Fitur Penting Di Dalamnya

FAQ seputar printer thermal

Apa itu kertas printer thermal?

Kertas printer thermal adalah kertas khusus yang bereaksi terhadap panas, sehingga dapat mencetak tanpa tinta atau toner.

Kertas ini umum digunakan untuk struk, label, dan tiket karena proses cetaknya cepat dan praktis.

Berbeda dengan kertas biasa, kertas thermal hanya bisa digunakan pada printer thermal dan hasil cetaknya lebih mudah memudar, sedangkan kertas biasa membutuhkan tinta/toner dan lebih tahan lama untuk arsip.

Berapa ukuran kertas printer thermal yang ideal?

Ukuran kertas printer thermal bervariasi tergantung jenis printer dan kebutuhan bisnis. Ukuran yang paling umum digunakan adalah 58 mm dan 80 mm, terutama untuk cetak struk kasir.

Kertas thermal 58 mm biasanya dipakai pada printer kasir kecil atau portable, sedangkan ukuran 80 mm lebih sering digunakan di toko ritel, restoran, dan minimarket karena mampu menampilkan informasi struk lebih lengkap.

Baca juga: Kertas Struk Kasir: Jenis, Ukuran, dan Rekomendasinya

Penutup

Printer thermal merupakan solusi pencetakan yang efisien untuk bisnis dengan transaksi tinggi dan kebutuhan layanan cepat.

Dengan memahami cara kerja, jenis, kelebihan, serta keterbatasannya, bisnis dapat memilih perangkat yang paling sesuai dengan kebutuhan operasional.

Agar manfaat printer thermal semakin maksimal, pastikan penggunaannya terintegrasi dengan sistem kasir yang handal.

Accurate POS menghadirkan fitur integrasi printer yang memungkinkan proses cetak struk berjalan otomatis, rapi, dan minim kesalahan.

Ingin operasional kasir lebih lancar dan terhubung langsung dengan printer? Coba Accurate POS gratis sekarang dan rasakan kemudahan mengelola transaksi dalam satu sistem terintegrasi! klik banner di bawah!

aplikasi-kasirfooter-copy

Efisiensi Bisnis dengan Satu Aplikasi Praktis!

Konsultasikan kebutuhan bisnismu dengan tim kami.

Jadwalkan Konsultasiartikelpos-sidebar

Download E-Book Mengenal Kewajiban Pajak Perusahaan

Hindari masalah pajak dengan pahami pajak perusahaan di ebook ini!

Ibnu Ismail
Berawal dari hobi berkembang hingga profesi, tak sekedar fokus menulis di bidang ekonomi dan keuangan, saat ini Saya juga menggeluti SEO dan SEM secara lebih mendalam.

Artikel Terkait