Mengetahui Secara Lengkap Jenis Perusahaan yang Ada di Indonesia

Jadi sekarang setelah Anda menyelesaikan semua pendidikan dan mendapatkan pengalaman, semua stakeholder mendukung Anda dan Anda memiliki model bisnis yang sempurna, sekarang saatnya untuk beralih ke langkah yang paling ditunggu oleh semua wirausahawan, yakni mendirikan dan membangun perusahaan.

Visi Anda menjadi hidup dan berada di sana dalam jangka waktu yang lama, mungkin untuk anak cucu, setelah Anda tiada nanti. Tetapi sebelum kita beralih ke panduan tentang cara mendaftarkan perusahaan / bisnis Anda, mari kita bahas terlebih dahulu berbagai jenis perusahaan yang ada di Indonesia.

Perusahaan dapat diartikan sebagai suatu organisasi yang didirikan dengan tujuan untuk tercapainya kegiatan produksi yang dilakukan dan mendapat keuntungan. Selain itu, di dalam sebuah perusahaan juga merupakan perkumpulan semua yang menjadi faktor produksi baik itu jasa atau barang.

Jenis Perusahaan Yang Ada di Indonesia

Disini kita akan membahas berbagai jenis perusahaan dan badan usaha yang memiliki status hukum yang sah sesuai undang undang di Indonesia.

Nantinya, badan usaha tersebut akan dijadikan sebagai status yang dimiliki dari perusahaan tersebut. Karena status yang dimiliki perusahaan tersebut sudah terdaftar di pemerintahan yang bersifat resmi.

Jenis perusahaan berdasarkan lapangan usaha

1. Perusahaan Industri

Yang pertama merupakan perusahaan industri atau biasa disebut dengan perusahaan manufaktur. Perusahaan industri ini dapat diartikan sebagai suatu perusahaan yang bertujuan untuk menghasilkan jadi atau setengah jadi dari bahan baku yang tersedia.

Manufakturing mengacu pada produksi skala besar barang yang mengubah bahan baku, suku cadang, dan komponen menjadi barang dagangan jadi menggunakan tenaga kerja manual dan / atau mesin.

Barang jadi dapat dijual langsung ke konsumen, ke produsen lain untuk produksi produk yang lebih kompleks, atau ke pedagang besar yang mendistribusikan barang ke pengecer.

Baca juga: Ingin Sukses Dalam Berbisnis? Perhatikan 10 Hal Ini Dalam Belajar Bisnis

jenis perusahaan di indonesia 2

2. Perusahaan Ekstraktif

Jenis selanjutnya adalah perusahaan perusahaan ekstraktif. Di mana perusahaan ekstraktif ini merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang untuk pengambilan kekayaan alam. Perusahaan ekstraktif akan berperan secara langsung dalam mengambil hasil-hasil kekayaan alam tersebut untuk dimanfaatkan nantinya.

Contoh kekayaan alam yang biasanya diambil seperti pertambangan, penangkapan ikan yang berada di laut bebas, penebangan kayu, dan lain sebagainya.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa ciri-ciri dari perusahaan ini adalah mengambil secara langsung barang yang tersedia di alam lalu dikelola agar memiliki nilai ekonomi.

Selain itu, barang yang diambil tersebut akan dijual kepada seorang konsumen atau distributor yang kemudian akan dimanfaatkan lebih lanjut.

Baca juga: Pengertian Bahan Baku Industri, Jenis dan Faktor yang Mempengaruhinya

3. Perusahaan Jasa

Perusahaan jasa dapat diartikan sebagai sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang penawaran layanan yang dimiliki. Dengan tujuan agar masyarakat datang ke perusahaan tersebut untuk menyelesaikan kebutuhan tertentu sesuai layanan yang disediakan perusahaan.

Untuk contoh dari perusahaan jasa ini seperti perusahaan bank, asuransi, transportasi, kantor akuntan, pegadaian, dan lain sebagainya.

Adapun ciri-ciri dari perusahaan jasa ini adalah dapat memberikan pelayanan jasa yang baik kepada masyarakat. Selain itu, pendapatan yang didapatkan juga berasal dari hasil jasa yang ditawarkan dan diberikan kepada konsumen.

Namun perusahaan ini tidak memiliki perhitungan yang dinamakan harga pokok penjual. Untuk penghitungan laba rugi sendiri merupakan hasil perbandingan pendapatan dengan beban.

Baca juga: 10 Hal yang Bisa Membangkitkan Motivasi Berbisnis Anda

4. Perusahaan Agraris

Perusahaan agraris merupakan suatu perusahaan yang bergerak atau bekerja dalam bidang pengolahan sumber daya alam.

Berbeda dengan perusahaan ekstratif yang identik  bidang pengambilan kekayaan alam, perusahaan agraris menggunaka pengolahan sumber daya alam untuk menghasilkan nilai ekonomi.

Contohnya adalah pengolahan ladang atau lahan untuk keperluan pertanian. Untuk jenis perusahaan ini dapat dilihat contoh seperti perusahaan agro industri. Selain itu, ada juga perusahaan perkebunan, peternakan, dan perikanan darat.

Selanjutnya, perusahaan agraris akan mengambil hasil dari pengelolaan tersebut dengan tujuan untuk dijual kembali kepada konsumen. Selain itu, perusahaan agraris juga akan membudidayakan sumber daya tersebut di samping mengelolanya.

Baca juga: Cara Menghitung Hpp Makanan Melalui Food cost

5. Perusahaan Dagang

Sesuai dengan namanya yaitu perusahaan dagang tentunya perusahaan ini bergerak dalam hal perdagangan. Di mana perusahaan dagang ini bertugas untuk membeli sebuah barang yang kemudian akan dijual kembali kepada konsumen.

Dalam membeli barang tentu diberikan harga jual yang kompetitif, namun pada saat akan dijual nantinya tentu akan dijual dengan harga yang lebih tinggi untuk mendapatkan keuntungan

Berkaitan dengan ciri-ciri dari perusahaan dagang ini adalah pendapatan yang didapat juga berasal dari penjual barang dagang. Namun biaya utama yang dikeluarkan berasal dari harga pokok barang.

Selain itu, perusahaan dagang ini tidak akan merubah bentuk atau merek barang yang sudah dibeli sebelumnya, kecuali dengan persetujuan pemilik merek atau produser.

Jenis perusahaan berdasarkan kepemilikan

6. Perusahaan Negara

Perusahaan negara dapat diartikan sebagai perusahaan yang mendapatkan modal usaha dari kekayaan yang dimiliki negara. Di mana modal yang digunakan ini bisa keseluruhan atau sebagian saja dari harta atau kekayaan negara. Untuk perusahaan negara ini seperti perusahaan jawatan, perusahaan umum, BUMN dan lain sebagainya.

Perlu diketahui bahwa perusahaan negara ini didirikan dengan dasar peraturan pemerintah yang ada. Karena peraturan tersebut yang akan menjadi badan hukum untuk perusahaan tersebut dan akan diberlakukan. Nantinya perusahaan tersebut harus menaati aturan yang ada karena memang perusahaan ini dibuat dari modal negara.

Baca juga: Pentingnya Melakukan Konsultasi Bisnis Untuk Perkembangan Bisnis

7. Perusahaan Koperasi

Berbeda halnya dengan perusahaan negara yang diberikan modal oleh negara, perusahaan koperasi ini saat didirikan akan diberikan modal oleh anggota koperasi tersebut.

Berdasarkan dari pengertian koperasi sendiri yaitu badan usaha yang dimiliki dan juga dijalankan oleh anggotanya. Dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan bersama baik di bidang ekonomi, sosial, maupun budaya.

Selain itu, koperasi juga didirikan tentu dengan landasan yang ada. Hal yang dijadikan sebagai landasan tersebut adalah Pancasila dan juga Undang-Undang Dasar 1945 yang berlaku. Meskipun dijalankan oleh anggotanya namun saat dijalankan juga harus tunduk pada aturan yang menjadi landasan tersebut.

8. Perusahaan Swasta

Yang terakhir adalah perusahaan swasta yang ada di Indonesia. Pengertian dari perusahaan swasta adalah jenis perusahaan yang didirikan dengan mendapatkan modal dari sekelompok orang. Di mana sekelompok orang ini tentunya berasal dari luar perusahaan. Adapun nama lain dari perusahaan ini adalah dapat dinamakan sebagai perusahaan tertutup.

Selain itu, perusahaan swasta ini memiliki peran penting dan juga besar di dalam perekonomian dunia. Untuk contoh dari perusahaan swasta sendiri seperti rumah makan, salon kecantikan, Alfamart & Indomaret, dan lain sebagainya. Semua contoh tersebut bisa mendapatkan banyak keuntungan dibandingkan dengan perusahaan umum.

Baca juga: Beberapa Ide Bisnis Makanan yang Lagi Hits yang Wajib Anda Coba

Tujuan Utama Didirikan Perusahaan

Setelah mengetahui jenis perusahaan, tentu ada juga tujuan dari didirikannya perusahaan tersebut. Di mana tujuan utama didirikan sebuah perusahaan adalah untuk menciptakan kegiatan ekonomi dan meraih keuntungan.

Namun dalam menciptakan hal tersebut tentunya harus dicapai sebuah proposisi nilai yang baik. Proposisi yang dimaksud bisa dalam bentuk barang, jasa, maupun kombinasi dari kedua hal tersebut.

Namun cara yang tepat dalam mewujudkan proposisi tersebut adalah dengan memberikan pemahaman yang baik kepada pelanggan.

Selain itu, perusahaan ini juga harus detail masalah biaya yang digunakan untuk mewujudkan produk atau jasa yang ditawarkan. Jumlah biaya tersebut harus lebih sedikit dibanding harga yang dibayar pelanggan.

Download eBook Panduan dan Template Pembukuan Sederhana dengan Excel untuk Bisnis Kecil

Kesimpulan

Itulah informasi lengkap mengenai jenis perusahaan yang ada di Indonesia dan memiliki sumbangsih dalam pengembangan ekonomi Negara kita. 

Tidak hanya jenis perusahaan diatas, UMKM yang terus berkembang juga bisa menjadi sebuah perusahaan raksasa nantinya jika mereka produk dan pelayanan yang baik. Siapa yang tau?

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan jenis usaha apapun adalah tentang masalah keuangan. Keuangan adalah hal krusial dan harus dikelola dengan penuh tanggun jawab dan perencanaan yang matang.

Jika Anda adalah pemilik bisnis yang selama ini kesulitan dalam melakuan pengelolaan keuangan, cobalah untuk melakukan pembukuan agar seluruh data keuangan dan proses bisnis bisa terpantau dengan mudah.

Kesulitan dalam melakukan pembukuan manual? Anda bisa mencoba menggunakan software akuntansi online yang memilki fitur sesuai kebutuhan bisnis Anda dan sudah teruji. Salah satunya adalah Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud yang bisa digunakan kapan saja dan dimana saja. Dikembangkan sejak 20 tahun lalu dan telah meraih Top Brand Award sejak tahun 2016 sampai saat ini sebagai software akuntansi terbaik.

Tertarik menggunakannya? Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini:

accurate 2